Sabtu, 11 April 2026

Konsumsi Daging Sapi Mati, 10 Warga di NTT Keracunan

Sebanyak 10 warga Desa Hauteas Barat, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), dibawa ke Pusat Kesehatan

Editor: Muliadi Gani
Dok Istimewa
Sejumlah warga Kampung Noeleu, Desa Hauteas, Kecamatan Biboki Utara menjalani perawatan di Puskesmas Lurasik, akibat keracunan usai menyantap daging sapi. 

PROHABA.CO, KUPANG - Sebanyak 10 warga Desa Hauteas Barat, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Lurasik, usai mengonsumsi daging sapi yang telah mati.

"Mereka diduga keracunan daging sapi," ujar Kepala Kepolisian Sektor Biboki Utara, Ipda Rudy Soik, Sabtu (15/10) malam.

Rudy menuturkan, kejadian itu bermula ketika sapi milik seorang warga bernama Mikhael Tnese mati, setelah sempat terbaring lemah dan kejang-kejang.

Istri Mikhael Tnese yang pertama kali menemukan sapi itu, kemudian memberitahukan kepada keluarga, untuk pergi memikul sapi agar dikelola menjadi daging sehingga dikonsumsi bersama.

Baca juga: Lagi, 79 Warga Keracunan Gas Proyek Geotermal Madina

Baca juga: Kesal Kerap Minta Uang, Rian Habisi Pacarnya yang Bersuami

Baca juga: Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Jamaah Yasinan Pulang dalam Kondisi Mual dan Muntah

Sapi itu pun dipotong dan dagingnya dimakan beramai-ramai oleh 10 orang, termasuk pemilik sapi.

Setelah mengonsumsi daging sapi, mereka mengalami pusing, perut sakit, badan lemas dan muntah.

Mereka lalu dibawa ke Puskesmas Lurasik untuk mendapat perawatan medis.

Ke-10 warga yang mengalami keracunan yakni Mikhael Tnese (65), Agustinus Siki (30), Anastasia Bukifan (45), Hendrika Amuna (29), Bernadetha Bete (44), Wihelmus Maneak (39), Ifonia Bukifan (36), Marlinda Susana Meo (26), Marita Sarlota Amsikan (39) dan Emanuel Kristanus Taek (16).

Puskesmas Lurasik lanjut Rudy, sudah berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, untuk mengambil sampel daging sapi tersebut, guna mengetahui penyebab kematian sapi dan keracunan pada 10 warga.

"Saat ini, kondisi 10 warga sudah mulai membaik, setelah ditangani oleh dokter di Puskesmas Lurasik," kata Rudy.

(kompas.com)

Baca juga: Usai Santap Sate, 125 Warga Tebo Keracunan

Baca juga: Tujuh Tahanan Kasus Curanmor dan Narkoba Kabur dari Sel Polsek Jatiasih, Lima Sudah Tertangkap

Baca juga: Warga Resah dengan Kemunculan Buaya Besar di Krueng Meureubo Aceh Barat

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved