Mati Mesin Kapal, Empat Nelayan Terjebak Badai di Perairan Pesisir Selatan
Akibat mati mesin kapal, empat nelayan terjebak badai dan terombang-ambing di Perairan Pualu Karaba Besar, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan
Sehingga kondisi terkini sekitar Pukul 19.00 WIB kondisi jalan Painan - Padang via Tarusan terputus total.
Saat ini kata Doni pihaknya sudah mengerahkan satu unit mobil ranger, satu unit perahu karet dan satu unit mesin tempel.
Baca juga: Jumat, 10 September, BMKG Beri Peringatan Dini: Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di 27 Wilayah
Sebelumnya diberitakan, akibat hujan yang terus terjadi, Batang Tarusan di Duku, Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat meluap ke badan jalan, Rabu (16/11/2022).
Kelaksa BPBD Pesisir Selatan, Doni Gusrizal mengatakan, air Batang Tarusan mulai meluap sekitar pukul 17.00 WIB.
Ketinggian air itu, katanya, cukup beragam mulai dari setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa.
"Luapan air ini terjadi karena sejak malam kemarin (Selasa) hingga sore ini hujan di Pesisir Selatan belum kunjung berhenti," katanya, Rabu (16/11/2022).
Akibat Luapan air ini kata Doni sejumlah kendaraan tidak bisa melintas.
Sehingga untuk sementara waktu pengendara yang hendak melintasi jalan Painan - Padang harus bersabar.
"Untuk sementara pengendara bisa mengambil jalan alternatif untuk melalui jalur Mande," jelasnya.
Saat ini, tambah Doni, tim BPBD Pesisir Selatan sudah berada di lokasi untuk membantu pengendara.
Baca juga: Kamis, 9 September, BMKG Beri Peringatan Dini: Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di 26 Wilayah
Sementara itu, dari sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah pengendara bertumpuk dari kedua arah, baik dari arah Padang maupun dari Painan.
Air yang cukup deras berwarna coklat mengalir di tengah jalan dan merendam pemukiman penduduk. (TribunPadang.com/Panji Rahmat)
Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul 4 Nelayan Terjebak Badai & Terombang-ambing di Perairan Pesisir Selatan, Mati Mesin saat Cuaca Buruk,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/perairan-tual-maluku.jpg)