Senin, 18 Mei 2026

Tambang Batu Bara Meledak, 10 Tewas dan Puluhan Terluka

Saat pekerja sudah berada di dalam lubang tambang, lubang mengeluarkan kepulan asap diiringi letupan kecil. Mengetahui hal itu, KTT PT NAL kemudian

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
IST
Tambang yang berada di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, meledak dan menimbun 12 orang, Jumat (9/12/2022). 

PROHABA.CO, SAWAHLONTO - Tambang batu bara di Sawahlunto, Sumatera Barat, meledak pada Jumat (9/12) pagi.

Ledakan terjadi pada pukul 08.30 WIB.

Saat itu, sejumlah pekerja tengah berada di dalam lubang tambang milik sebuah perusahaan swasta ini.

Kepala Seksi Operasional Basarnas Padang Octavianto mengatakan, pihaknya baru menerima informasi ledakan tambang batu bara pada pukul 11.00 WIB.

Tambang batu bara yang meledak, menurut dia, tepatnya terjadi di lubang SD C2 atau Lori 2 di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto.

Berikut informasi dan update seputar ledakan tambang batu bara di Sawahlunto

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, kecelakaan terjadi di lubang tambang IUP PT NAI Sapan Dalam Desa Salak, Kecamatan Talawi.

Pagi itu, seperti dikutip Antara, pekerja lubang memulai aktivitas penambangan tambang dalam yang diketahui oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) PT NAL atas nama Dian Firdaus.

Baca juga: Tambang Batubara Meledak di Sumatera Barat dan Timbun 12 Orang Akibat Longsoran

Saat pekerja sudah berada di dalam lubang tambang, lubang mengeluarkan kepulan asap diiringi letupan kecil.

Mengetahui hal itu, KTT PT NAL kemudian memerintahkan kepala lubang untuk memeriksa ke dalam.

Penyebab ledakan Terkait penyebab pasti dari ledakan, Dedi mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki.

Namun, dugaan sementara berupa lubang yang mengandung gas metana dan terdapat beberapa reruntuhan akibat letupan kecil dari dalam.

Senada, Octavianto juga menuturkan, ledakan diduga akibat tingginya kandungan gas metana atau hidrokarbon paling sederhana yang berwujud gas dengan rumus kimia CH4.

Octavianto mengatakan bahwa semula 12 orang dilaporkan berada di dalam lubang.

Namun ternyata, pihaknya menemukan 13 korban saat proses evakuasi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved