Sabtu, 9 Mei 2026

Kesehatan Umat

Berikut Waktu Tidur Yang Baik Untuk Kesehatan, Terapkan Sekarang! Tips dr Zaidul Akbar

Tidur hal sering di lakukan manusia salah satunya adalah tidur, Namun tidur itu tidak sembarangan waktu melainkan ada waktu baik untuk tidur.

Tayang:
Editor: IKL
YouTube dr. Zaidul Akbar Official
dr Zaidul Akbar 

PROHABA.CO - Berikut Waktu Tidur Yang Baik Untuk Kesehatan, Terapkan Sekarang! Tips dr Zaidul Akbar.

Rutinitas yang sering di lakukan manusia salah satunya adalah tidur, Namun tidur itu tidak sembarangan waktu melainkan ada waktu baik untuk tidur.

dr Zaidul Akbar menerangkan bahwa dengan tidur yang cukup itu sangat banyak manfaatnya salah satunya bisa untuk masalah fisik dan mental. Namun, perlu di garis bawahi saat tidur harus di perhatikan waktu yang tepat dan juga tidak berlebihan.


Menurut penelitian, durasi tidur dapat mempengaruhi risiko terkena serangan jantung lho, terlepas dari faktor risiko penyakit jantung di antaranya tidak melakukan tidur di pagi hari.

"Maka sebenarnya pada saat jam itulah tubuh manusia diberikan NO, untuk itu saat pagi hari telah diberikan berlimpah sebagai pencegahan serangan jantung dan stroke.

Jangan sampai dipagi hari malah tubuh untuk tidur, oleh karena itu di dalam umat Islam ada larangan untuk jangan tidur di pagi hari antara kisaran dari pukul 04:00 hingga 07:00.

Jangan sampai dengan berlimpahnya rizki dimana Allah telah memberikannya saat waktu pagi tersebut, malah dibuat tidur berarti malah kurang ajar, tidak sopan banget. Padahal dilihat dari segi kesehatan jika orang yang selalu tidur di pagi hari akan berpotensi kena serangan jantung," katanya.

Selain itu kata dr Zaidul Akbar ialah menjaga perasaan hati. Hal ini perlu dilakukan untuk terbiasa mengontrol kesabaran karena dapat mengganggu kesehatan.

"Kalau kita kerjakan dengan baik maka tubuh kita akan sehat dan dihadapi dengan sabar, respon pertama ketika menghadapi sesuatu," ungkap ustaz Zadul Akbar.

"Suatu ketika saya kemarin bertemu dengan doktor menuju profesor sedang tes. Saat akan diambil darahnya untuk di tes, orang itu dibikin kondisi dengan bermasalah melalui informasi buatan, diberitahu bahwa keluarganya kecelakaan.

Maka ketika saat cemas diambil darahnya hasil dari tes tersebut mengakibatkan seluruh parameter imunitas atau kekebalan tubuh dia turun semua.

Akan tetapi setelah diberitahukan bahwa informasi tentang keluarganya yang kecelakaan itu bohon belaka, akirnya orang tersebut menjadi lega, ahhh..ternyata hanya bohongan belaka.

Baca juga: Cara Ampuh Mencegah Kanker Hanya Menggunakan Daun Kelor, Berikut Tips Sehat dr Zaidul Akbar

Kemudian ketika perasaan itu menjadi normal kembali dan diambil darahnya untuk di tes lagi, maka hasilnya pun normal. Itu berarti bahwa perasaan atau kolbu seseorang itu dikendalikan apa yang dirasakan, didengan dan apa yang kita liat," lanjut dr Zaidul Akbar.

dr Zaidul Akbar menyarankan untuk lebih berhati-hati terhadi pibrasi apa yang ada dalam hati, karena hati itu mempunyai pibrasi. Semakin banyak pibrasi yang baik pada hati maka semakin besar bisa melihat sesuatu atau tanda kebesaran Allah SWT.

"Semakin rusak pibrasi maka semakin berat pula hati tersebut untuk mendapatkan pibrasinya, jadi kalau hati itu baik maka keseluruhannya akan menjadikan baik, dari sinilah saya belajar.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved