Sabtu, 2 Mei 2026

Haba Medan

Penangkapan Teroris di Tebing Tinggi, Tetangga Sebut Terduga Sosok yang Baik

Penangkapan IS pun membuat warga di tempat dia tinggal yang ada di Dusun X Desa Paya Bagas Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Sergai heboh.

Tayang:
Editor: IKL
TRIBUN MEDAN/HO
ILUSTRASI - Penangkapan teroris. 

"Itu suami saya kemarin diamankan saat di bengkel bagusin mobil. Dan sekitar bulan 10 kemarin sudah dipanggil oleh Polda Sumut untuk ikrar cinta NKRI. Dan sebagai warga negara yang taat hukum suami saya datang, dan kita memang NKRI," kata Winda kepada Tribun, Minggu (18/12/2022).

Winda mengatakan, saat itu polisi memberikan jaminan jika tidak akan melakukan penangkapan jika suaminya menandatangani ikrar tersebut.

Namun dia terkejut saat puluhan polisi berseragam lengkap menangkap IS dan mengeruduk rumahnya. Dia pun merasa ada yang aneh ketika polisi justru menangkap suaminya.

Menurut polisi tidak perlu datang dan menangkap suaminya sebab Ono kooperatif saat diminta datang ke Polda Sumut.

"Kemarin katanya kan kalau datang ke Polda tidak akan ditangkap. Suami saya menunggu kapan ikrar NKRI itu mau dibuat, tapi belum sampai sana polisi sudah tangkap suami saya," katanya.

"Suami saya itu disuruh datang ke Polda dia pergi, jadi harus tidak usah ditangkap tangkap seperti ini," ujarnya.

Winda menyebut suaminya adalah sosok yang baik dan tidak terlibat jaringan teroris. Setiap hari mereka berjualan air galon dan berladang.

Baca juga: Bentrokan Massa di Kabupaten Mappi, Sejumlah Polisi Terluka

"Menurut saya aneh, orang suami saya tidak kemana mana dan hanya jualan air galon, dibilang teroris padahal kemarin waktu diajak ke Polda suami saya juga datang kooperatif, tapi kenapa justru di media disebut teroris ini kan aneh," sebut dia.

"Kalau untuk jaringan teroris saya tidak tau, karena setau saya tidak ada hanya jualan saja kami ini tidak kemana mana," ujarnya.

Dia pun berharap, agar informasi mengenai suaminya bisa jelas agar tidak menimbulkan stigma negatif di masyarakat.

"Kalau sudah teroris ini kan kesannya sudah ngeri sekali. Padahal suami saya biasa biasa saja, jualan dan tidak ada aktivitas yang begitu. Saya berharap informasi yang disampaikan tidak dilebih lebihkan agar masyarakat tidak takut dan merugikan kami sebagai keluarga," ungkapnya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Penangkapan Terduga Teroris di Tebing Tinggi, Kronologi hingga Kejanggalan yang Dirasakan Sang Istri

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved