Video

Seorang Bendahara Kecamatan Pulau Banyak Hilang

Informasi hilangnya Herli dibenarkan Camat Pulau Banyak, Mukhlis, Senin (2/1/2022)

Penulis: redaksi | Editor: Fadil Mufty

PROHABA | SINGKIL -- Bendahara Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Herli Mufriadi, hilang tak diketahui keberadaanya sejak tiga hari lalu. Proses pencarian terus dilakukan, namun belum membuahkan hasil.

Informasi hilangnya Herli dibenarkan Camat Pulau Banyak, Mukhlis, Senin (2/1/2022).

Mukhlis menceritakan, berdasarkan hasil penusuran Herli terkahir kali terlihat warga sedang sarapan di warung Persimpangan Perumahan BRR di Pulo Sarok, Singkil, Jumat (30/12/2022) sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah itu, belum ada lagi warga yang mengaku melihatnya.

Begitu juga komunikasi dengan kelurganya terakhir terjadi pada saat Herli sarapan.

Kepada keluarganya sebut Mukhlis, Bendaharanya menyatakan akan pulang naik kapal Feri Aceh Hebat 3 dari Pelabuhan Penyebrangan Aceh Singkil, di Pulo Sarok, menuju Pulau Banyak.

Namun hingga malam hari tidak juga sampai ke Pulau Banyak. Padahal kapal sudah sandar di Pulau Banyak.

Pada 30 Desember 2022 atau Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB istri Herli sempat kontak suaminya melalui telpon, akan tetapi tak ada jawaban. Begitu pun dengan Mukhlis, atas permintaan keluarga Herli mencoba menghubungi, tapi tidak direspon. Setelah itu HP-nya tidak aktif.

Herli sendiri dari Pulau Banyak, berangkat ke Singkil, dalam rangka keperluan dinas sebagai Bendahara Kecamatan Pulau Banyak, pada pekan ketiga Desember 2022. Keberangkatannya di dampingi sang istri.

Maklum kala itu, Herli baru saja sembuh sakit. Di Singkil, Herli tinggal di Mess Pulau Banyak di Pulau Sarok. Selang tiga hari istrinya pulang ke Pulau Banyak, sementara Herli masih tinggal di Singkil, lantaran ada urusan dinas yang belum tuntas.

Hingga akhirnya Herli dinyatakan hilang.

Herli Mufriadi, tercatat merupakan penduduk Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak. Usia 38 tahun, dengan ciri fisik tinggi 160 cm, warna kulit sawo matang dan rambut lurus.

Menurut Mukhlis, selama bekerja Herli tidak pernah bermasalah.(Dede Rosadi)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved