Selasa, 21 April 2026

Berita Pidie

Puluhan Rumah di Tangse Rusak akibat Diterjang Banjir

Puluhan rumah warga di Kecamatan Tangse, Pidie mengalami rusak akibat diterjang banjir pada Senin (16/1/2023) malam

Editor: Bakri
FOR PROHABA
ILUSTRASI - Material longsor sempat menutupi sebagian badan jalan nasional di Cot Mando Gampong Kebun Nilam, Kecamatan Tangse, Pidie, 

SIGLI - Puluhan rumah warga di Kecamatan Tangse, Pidie mengalami rusak akibat diterjang banjir pada Senin (16/1/2023) malam.

Rumah rusak tersebut tersebar di Gampong Kebun Nilam, Pulo Seunong dan Blang Malo.

Keuchik Kebun Nilam, Muharram kepada Serambi, Selasa (17/1/2023), mengatakan, dampak banjir yang terjadi menyebabkan sarana publik terendam banjir.

Misalnya, kantor keuchik, meunasah dan tujuh rumah di Gampong Kebun Nilam rusak akibat air dari pegunungan menerobos ke rumah warga.

" Saat ini, sisa lumpur dampak banjir sempat menutup badan jalan nasional, tapi sudah dibersihkan menggunakan alat berat.

Sehingga kini kendaraan dari dua arah sudah bisa melalui jalan tersebut," jelasnya.

Kalak BPBD Pidie, Muhammad Rabiul ST MT kepada Serambi, Selasa (17/1/2023), menyebutkan, data dikirim Camat Tangse tercatat tiga gampong berdampak banjir menerjang Kecamatan Tangse, Senin (16/1/2023) malam.

Gampong berdampak banjir itu adalah Kebun Nilam, Pulo Seunong, dan Blang Malo.

Menurutnya, di Gampong Kebun Nilam, bahwa kerusakan dampak banjir adalah tebing sungai amblas sepanjang 30 meter, yang kini berdampak pada empat kepala keluarga (KK) yang rumahnya terancam amblas ke sungai.

Selain itu, dampak banjir di Gampong Blang Malo menyebabkan satu unit rumah tipe 36 rusak berat.

Juga kerusakan pada tebing sungai sekitar 40 meter yang amblas tergerus banjir.

Baca juga: Banjir Tak Kunjung Surut, Pasangan Ini Kekeh Tetap Gelar Pernikahan

Baca juga: Hujan Deras dan Banjir Kembali Landa Uni Emirat Arab

Kata M Rabiul, kerusakan dampak banjir terjadi di Gampong Pulo Seunong berjumlah 27 unit rumah rusak.

Tidak hanya itu, areal persawahan seluas 2,2 hektare gagal panen akibat tertimbun material banjir.

Ia menambahkan, terhadap laporan tersebut BPBD Pidie telah menurukan petugas reaksi cepat untuk melakukan verifikasi terhadap.

kerusakan untuk dilakukan telaah sebagai bahan dan data BPBD Pidie.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved