Selasa, 7 April 2026

Berita Lhokseumawe

Diduga Penculik Anak, Nyawa ODGJ Nyaris Melayang

Eka, perempuan warga Gampong Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, nyaris menjadi korban amuk massa di Gampong Pusong Lama, ...

Penulis: Redaksi | Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
Polisi mengamankan seorang IRT orang dalam gangguan jiwa yang nyaris diamuk massa karena diduga pelaku penculikan anak, Selasa (14/2/2023). 

PROHABA.CO, LHOKSEUMAWE - Heboh isu penculikan anak membuat warga ekstrwaspada dan sensitif terhadap isu tersebut.

Seperti kejadian di Kota Lhokseumawe berikut ini.

Eka, perempuan warga Gampong Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, nyaris menjadi korban amuk massa di Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Selasa (14/2/2023).

Belakangan diketahui bahwa Eka berstatus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan sekira pukul 11.30 WIB masyarakat telah mengamankannya ke Kantor Keuchik Pusong Lama.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, melalui Kapolsek Banda Sakti, Iptu Faisal membeberkan kronologis kejadian itu.

Bahwa pada hari Selasa sekira pukul 11.30 WIB, menurut keterangan Nurliza (9) terduga korban penculikan, kepadanya sempat ditawarkan permen oleh ibu rumah tangga (IRT) berstatus ODGJ tersebut.

Baca juga: Dituduh Penculik Anak, Wanita di Sorong Tewas Dibakar Hidup-hidup

“Tapi Nurzila tidak mau, kemudian IRT yang ODGJ itu memegang tangannya sehingga membuat Nurzila lari ketakutan dan berteriak meminta tolong.

Kemudian warga berhamburan ke luar dan menangkap IRT ODGJ itu karena dia diduga penculik anak, lalu diboyong ke Kantor Keuchik Pusong Lama,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto melalui Kapolsek Banda Sakti, Iptu Faisal, Selasa (14/2/2023).

Menurut Kapolsek, pada pukul 12.00 WIB pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada kejadian dugaan penculikan anak.

Lalu personel Polsek Banda Sakti dan Polres Lhokseumawe turun ke lapangan untuk mengamankan pelaku dan menenangkan massa yang datang dari Desa Pusong Lama dan Desa Pusong Baru untuk melihat si terduga pelaku penculikan anak tersebut.

Iptu Faisal menambahkan, sekitar pukul 13.00 WIB, personel mengamankan IRT yang sempat diduga hendak menculik anak tersebut ke Polres Lhokseumawe untuk mencegah amuk massa.

Baca juga: Wanita ODGJ di Aceh Timur Melahirkan Bayi di Gubuk, Ayah si Anak Masih Misterius

Baca juga: ODGJ di Lhokseumawe Nyaris Diamuk Massa

“Karena massa saat itu sudah mengepung kantor keuchik, jadi saat kita evakuasi sempat terjadi aksi tolak-tolakan dengan massa yang hendak menghakimi IRT tersebut.

Namun, akhirnya semua berjalan dengan aman,” terangnya.

Saat ini IRT yang gangguan jiwa itu masih diamankan di Mapolres Lhokseumawe.

Kapolsek meminta agar masyarakat lebih berhati- hati mendengar ataupun melihat sesuatu yang aneh, tapi belum jelas kebenarannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved