Senin, 13 April 2026

3 Korban Ledakan di Blitar Dimakamkan Satu Liang Lahad

Tiga dari 4 korban tewas akibat ledakan bubuk petasan di Blitar dimakamkan di TPU Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar,

Editor: Muliadi Gani
TRIBUNJATIM.com/Samsul Hadi
Proses evakuasi jenazah korban ledakan di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur (kiri) dan kondisi rumah sumber ledakan (kanan). - Ledakan di Blitar diduga berasal dari 20 kilogram bahan isian petasan yang sedang diracik tiga korban di dapur 

PROHABA.CO, BLITAR – Tiga dari 4 korban tewas akibat ledakan bubuk petasan di Blitar dimakamkan di TPU Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa (21/2/2023) siang.

Ketiganya dimakamkan dalam satu liang lahad.

Tiga jenazah tersebut adalah Darman (65) dan kedua anaknya, Aripin (29) dan Widodo (26).

Prosesi pemakaman diwarnai isak tangis dari sejumlah perempuan yang merupakan kerabat dekat dari korban.

Di antara mereka adalah seorang remaja perempuan yang merupakan anak bungsu dari Darman atau adik dari Aripin dan Widodo, serta istri dari Aripin.

Kakak Aripin, Priyo, mengatakan bahwa pemakaman ketiga jenazah dalam satu liang lahad merupakan hasil kesepakatan pihak keluarga dengan pemuka desa.

“Biar lebih mudah saja. Petinya tiga tapi dimakamkan dalam satu liang,” ujar Priyo kepada wartawan di RSUD Srengat, Selasa.

Sebelumnya, ledakan dahsyat terjadi pada Minggu (19/2/2023) sekitar pukul 22.30 WIB di Dusun Tegalrejo alias Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Baca juga: Bus Terguling di Nganjuk, 1 Orang Tewas dan 9 Luka-luka

Baca juga: Ledakan Terjadi di Polsek Astana Anyar Bandung, 1 Polisi Meninggal dan 9 Lainnya Terluka

Baca juga: Ledakan di Aspol Bersumber dari Paket yang Dikirim dari Indramayu, Warga Lihat Bripka DP Berdarah

Lokasi ledakan berlokasi sekitar 20 kilometer dari Kota Blitar ke arah utara.

Sumber ledakan adalah rumah warga bernama Darman (65) yang kondisinya telah hancur rata dengan tanah.

Ledakan tersebut disebabkan lantaran bubuk petasan.

Pihak berwenang telah memastikan bahwa korban tewas sebanyak 4 orang yaitu Darman (65), Aripin, Widodo dan Wawa.

Aripin dan Widodo adalah anak Darman sedangkan Wawa adalah keponakan Darman.

Menurut tim pencari dan penyelamat (SAR), di antara 4 korban tewas hanya Darman yang jasadnya masih utuh.

Selain korban tewas, sebanyak 24 korban luka-luka yang rata-rata adalah warga yang tinggal di sekitar pusat ledakan.

(kompas.com)

Baca juga: Satu Rumah Hancur Terkena Ledakan Petasan

Baca juga: Eks Kombatan GAM Ancam Ledakan Granat ke Polisi

Baca juga: Ledakan Keras Terjadi di Asrama Brimob Sukoharjo, Seorang Anggota Polisi Alami Luka Bakar

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved