Senin, 20 April 2026

Tenggelam

Mandi di Zona Berbahaya, Anak Punk Tewas di Pantai

Ketua SAR Barakuda Kabupaten Pangandaran Sakio Andrianto mengatakan, kejadian itu berlangsung sebelum Dzuhur. “Saat itu, memang ombaknya sedang tinggi

Editor: Muliadi Gani
kompas.com
Ilustrasi tenggelam. Mandi di Zona Berbahaya, Anak Punk Tewas di Pantai 

PROHABA.CO, PANGANDARAN - Dua anak punk dilaporkan hilang di Pantai Pangandaran pada Kamis (23/3/2023) dan berhasil ditemukan pada Sabtu (25/3/2023).

Namun, keduanya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Peristiwa tersebut bermula saat korban dan sejumlah teman-temannya berenang di Pantai Barat, lokasi yang menjadi zona berbahaya untuk berenang.

Selepas berenang, kelompok punk tersebut lantas kembali ke daratan.

Namun, saat korban berjalan menuju daratan, korban berteriak minta tolong karena terseret ombak.

Setelahnya, korban menghilang.

Ketua SAR Barakuda Kabupaten Pangandaran Sakio Andrianto mengatakan, kejadian itu berlangsung sebelum Dzuhur.

“Saat itu, memang ombaknya sedang tinggi,” ujarnya, Kamis, dilansir dari Tribun Jabar.

Usai melakukan pencarian sejak Kamis, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi jasad korban pada Sabtu.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran AKP Sugianto menuturkan, petugas awalnya menerima laporan dari nelayan yang menemukan jasad laki-laki terapung di tengah laut.

Baca juga: Terpeleset Saat Mencari Siput, Suami Tewas Tenggelam di Depan Istri

Baca juga: Emak-Emak Lawan Jambret Saat Rampas Hp, Kabur Tinggalkan Motor

Baca juga: 4 Anak Punk Keroyok Warga hingga Patah Tulang

Kemudian, saksi melaporkannya ke tim SAR gabungan yang sedang melaksanakan operasi pencarian terhadap kedua korban.

“Tim SAR gabungan selanjutnya melakukan evakuasi terhadap korban,” ucapnya, Sabtu (25/3/2023).

Sugianto menjelaskan, berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki, kedua jasad tersebut dipastikan adalah korban, yakni Iwan (28) warga Karawang, Jawa Barat; dan Rafael (17) warga Jawa Tengah.

Ia menyampaikan, kedua korban ditemukan di dua tempat dan lokasi berbeda.

Iwan ditemukan di kawasan perairan dekat Bandara Susi Air, Jumat (24/3/2023) malam.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved