Kamis, 9 April 2026

Video

SADIS, Demi Bantu Teman Seorang Ponakan Tega Bunuh Paman

Aksi tersebut dilakukan oleh empat orang. Satu di antaranya merupakan keponakan korban, Arif Widianto (30) dan menjadi otak perampokan serta pembunuha

Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty

PROHABA.CO -- Polisi mengungkap motif aksi perampokan dan pembunuhan juragan sawit, Karim Subandi (50) yang terjadi di Desa Senda Mukti, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (25/5/2023).

Aksi tersebut dilakukan oleh empat orang. Satu di antaranya merupakan keponakan korban, Arif Widianto (30) dan menjadi otak perampokan serta pembunuhan pamannya.

Motif dari Arif melakukan tindak kriminal tersebut adalah ia iba terhadap temannya, Agus, yang terlilit utang.

Diketahui, Arif dan Agus merupakan teman yang keduanya sering mengonsumsi sabu bersama-sama.

Selain dengan Agus, Arif juga mengajak Rais dan Muji untuk melakukan perampokan.

Setelah merencanakan perampokan, Arif dan Agus datang ke rumah korban dengan dalih menginap pada Kamis (25/5/2023).

Rencananya, aksi pencurian dilakukan saat korban tidak ada di rumah, namun, rencana mereka meleset. Saat akan mengeksekusi aksi perampokan, ternyata korban berada di rumah.

Saat kejadian, Muji ternyata tak ikut mengeksekusi korban. Hal ini karena Muji takut istrinya marah jika keluar rumah dini hari.

Polisi pun berhasil menangkap tiga orang pelaku, kecuali Agus. Agus kini menjadi buronan.

TribunSumsel.com melansir, berdasarkan informasi yang ada, Agus disebut sebagai residivis. Meskipun demikian, kepolisian belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan benar residivis atau bukan.

Harry menambahkan, Agus juga menjadi tersangka yang paling banyak menganiaya korban hingga tewas. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved