Sabtu, 11 April 2026

71 Warga Surabaya Keracunan Massal Usai Santap Sate Daging Kurban

Sebanyak 71 orang mengalami keracunan usai menyantap daging kurban yang disajikan dalam sejumlah masakan, Kamis (29/6/2023) pagi atau saat perayaan

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN
Sebanyak 71 warga di wilayah Kalilom Lor Indah Gg. Seruni II, RT 12 RW 10 Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, diduga mengalami keracunan massal seusai menyantap olahan daging kurban. 

PROHABA.CO, SURABAYA - Sebanyak 71 orang mengalami keracunan usai menyantap daging kurban yang disajikan dalam sejumlah masakan, Kamis (29/6/2023) pagi atau saat perayaan Idul Adha.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, pihaknya terus memantau secara intensif perkembangan kasus keracunan massal di Kalilom Lor Indah, Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.

Nanik menuturkan, petugas medis menyisir rumah-rumah pasien yang menjalani perawatan di rumah.

"Kami saat ini juga terus melakukan observasi, apakah ada kasus lanjutan di wilayah tersebut dan berkoordinasi intens dengan RT/RW dan kelurahan," kata Nanik di Surabaya, Sabtu (1/7/2023).023).

Untuk memastikan penyebab keracunan Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya juga telah mengirimkan sampel makanan yang dicurigai menyebabkan keracunan.

Pemeriksaan sampel makanan itu dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BLLK) Surabaya.

Sampel dilengkapi dokumen kronologi kasus keracunan makanan sesuai hasil investigasi lapangan pada Sabtu (1/7/2023) ini, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: 100 Orang Lebih Ditangkap di Iran Terkait Misteri Keracunan Ribuan Orang Siswi

Adapun sampel yang dikirim ke laboratorium meliputi empat jenis makanan, yakni sate, gule, krengsengan, dan air untuk mengolah makanan berat tersebut.

"Begitu hasilnya keluar, kami akan melakukan pemantauan dari hasil pemeriksaan laboratorium untuk diidentifi kasi apa penyebab keracunan tersebut," ujar Nanik.

Mulai Minggu (2/7/2023) besok, Puskesmas Tanah Kali Kedinding akan membuka posko penanganan lanjutan di wilayah setempat, bertujuan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap warga setempat.

Sebab, bukan tidak mungkin warga yang mengalami keracunan massal bisa saja bertambah.

Karena itu, lanjut Nanik, petugas puskesmas akan terus menyisir kembali, apakah ada yang mempunyai keluhan serupa, sekaligus melakukan pemantauan pengobatan bagi pasien yang rawat jalan di rumah mereka.

"Kita perlu untuk terus menyisir kembali, dikhawatirkan ada warga lain yang mengalami gejala serupa, seperti 71 warga setempat yang mengalami keracunan massal," ujar dia.

Dari hasil investigasi lapangan yang dilakukan Dinas Kesehatan Surabaya, Sabtu (1/7/2023), terhimpun sebanyak 71 warga di wilayah Tanah Kali Kedinding yang mengalami keracunan massal.

Baca juga: Sebanyak 510 Mahasiswa Universitas Brawijaya Diduga Keracunan Makanan Saat KKM, Polisi Amankan BB

Baca juga: Kecelakaan Maut: Pengendara Sepmor Tewas Usai Tabrak Mobil Colt Diesel

Korban yang mengalami keracunan, di antaranya 22 pasien dengan gejala ringan dan dibolehkan pulang dengan pemantauan Puskesmas Tanah Kali Kedinding.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved