Selasa, 14 April 2026

Polisi Ini Akhiri Hidup di Rumah Kosong, Diduga Sakit Tak Kunjung Sembuh

Seorang pria ditemukan tewas gantung diri di dalam rumah kosong, Jalan Cempaka Putih Tengah Raya, RW 04, Kelurahan Cempaka Putih Timur,

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.com/XENA OLIVIA
Seorang pria berinisial PJ diduga gantung diri di sebuah rumah kosong di Jalan Cempaka Putih Tengah Raya, RT 010/RW 04, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (4/7/2023). 

PROHABA.CO, JAKARTA - Seorang pria ditemukan tewas gantung diri di dalam rumah kosong, Jalan Cempaka Putih Tengah Raya, RW 04, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Warga RT 010/RW 04 Cempaka Putih dibuat geger saat seorang tukang kebun menemukan mayat pria gantung diri di sebuah rumah kosong, Selasa (4/7/2023) siang.

Saat ditemukan, mayat sudah menghitam dan masih tergantung.

Seorang saksi bernama Dadi mengatakan, tukang kebun itu hendak membersihkan halaman.

Namun, ada bau menyengat dari dalam rumah.

“Begitu dilihat, dia kaget (lihat mayat) langsung lari sampai kepalanya kepentok, berdarah,” kata Dadi kepada wartawan di tempat kejadian perkara (TKP), Jalan Cempaka Putih Tengah Raya, RT 010/ RW 04, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

“Dia keluar teriak-teriakan, ‘ada mayat, ada mayat’.

Saya bilang, coba lihat dulu sana bener atau enggak. Ya benar ada mayat,” lanjut dia.

Awalnya, warga setempat tidak mengenali siapa mayat yang tergantung di rumah kosong itu.

Akhirnya, Ketua RT setempat dipanggil untuk memeriksa.

Ternyata, sosok itu adalah anak Ketua RT berinisial PS (40) yang merupakan seorang anggota polisi.

“Pak RT datang lihat ke sana.

Baca juga: Oknum Polisi Diduga Peras Transpuan, Uang Rp 50 Juta Raib

Baca juga: Keluarga Tolak Dugaan AKBP Buddy Bunuh Diri, Minta Polisi Telusuri Telepon Seseorang

Baca juga: Satu Rumah Kontruksi Kayu di Ingin Jaya Aceh Besar Ludes Terbakar

‘Oh iya, itu anak saya’, karena dilihat dari baju sama tongkatnya,” lanjut Dadi.

Sekitar sebulan lalu, PS mengalami kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kakinya patah.

Itu sebabnya dia harus menggunakan tongkat untuk membantunya berjalan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved