Senin, 15 Juni 2026

Tahukah Anda

Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Sakratulmaut?

saat sekarat, jantung akan berdetak dengan lebih lambat, tekanan darah turun, kulit menjadi dingin, dan kuku menjadi kehitaman.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK
ilustrasi meninggal dunia 

PROHABA.CO - Banyak orang yang penasaran, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh seseorang menjelang kematian?

Melalui kacamata medis, kita dapat mengetahui apa yang terjadi pada tubuh seseorang sesaat sebelum ia meninggal dunia.

Dokter Kathryn Mannix, konsultan pengobatan paliatif di Newcastle Hospitals NHS Trust, sekaligus penulis buku With the End in Mind: How to Live and Die Well, mencoba menjelaskan apa yang dirasakan dan dialami manusia dalam kondisi sekarat atau sakratulmaut.

Tubuh manusia saat sekarat

Melansir BBC Science Focus Magazine, saat sekarat, jantung akan berdetak dengan lebih lambat, tekanan darah turun, kulit menjadi dingin, dan kuku menjadi kehitaman.

Saat tekanan darah turun, fungsi organ internal pun menurun.

Ketika sekarat, mungkin ada periode kegelisahan, kebingungan, atau secara bertahap memperdalam ketidaksadaran.

Pernapasan orang yang tidak sadar akan mengikuti pola otomatis yang dihasilkan oleh pusat pernapasan di batang otak.

Karena orang yang sekarat tidak menyadari mulut dan tenggorokannya, mereka mungkin bernapas dengan berat, berisik, atau melalui air liur di belakang tenggorokannya.

Baca juga: Sel Baru Bagian Tubuh Manusia Berhasil Ditemukan

Baca juga: Lima Rumah, Kantor Datok Penghulu, dan Balai Desa di Tamiang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Baca juga: Unimal Kukuhkan Tiga Guru Besar, Berikut Nama-namanya

Pernapasan bergerak dari dalam ke dangkal dan dari cepat ke lambat dalam siklus berulang.

Akhirnya, pernapasan melambat dan menjadi sangat dangkal, ada jeda, dan, akhirnya, pernapasan berhenti.

Beberapa menit kemudian, jantung akan berhenti berdetak karena kehabisan oksigen.

Sebenarnya, para ahli tidak memiliki cara yang terbukti untuk menyelidiki apa yang benar-benar dirasakan dan dialami orang selama sekarat.

Misalnya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa menjelang kematian, otak bawah sadar masih bisa merespons suara-suara di dalam ruangan.

Namun, tidak tahu diketahui seberapa penting arti suara bagi orang yang sekarat.

Mengutip Medical News Today, beberapa jam sebelum seseorang meninggal, organnya mati dan tubuhnya berhenti bekerja.

Pada saat ini, mereka mungkin ingin berada di samping orang yang mereka cintai.

Dengan demikian, seseorang yang merawat orang tersayangnya yang sekarat di saat-saat terakhirnya harus membuat mereka merasa senyaman mungkin.

Hadirkan kebahagiaan terakhir untuknya.

(Kompas.com)

Baca juga: VIRAL, Hindari Razia Dua Pelajar Nyaris Terserempet Truk

Baca juga: Istri di Sumut Kabur Sehari Setelah Menikah, Kunci Suami di Kamar Mandi

Baca juga: Terdapat Beberapa Alasan Mengapa Sebaiknya Tidak Minum Kopi Saat Perut Kosong

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
Live
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved