Tahukah Anda
Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Sakratulmaut?
saat sekarat, jantung akan berdetak dengan lebih lambat, tekanan darah turun, kulit menjadi dingin, dan kuku menjadi kehitaman.
PROHABA.CO - Banyak orang yang penasaran, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh seseorang menjelang kematian?
Melalui kacamata medis, kita dapat mengetahui apa yang terjadi pada tubuh seseorang sesaat sebelum ia meninggal dunia.
Dokter Kathryn Mannix, konsultan pengobatan paliatif di Newcastle Hospitals NHS Trust, sekaligus penulis buku With the End in Mind: How to Live and Die Well, mencoba menjelaskan apa yang dirasakan dan dialami manusia dalam kondisi sekarat atau sakratulmaut.
Tubuh manusia saat sekarat
Melansir BBC Science Focus Magazine, saat sekarat, jantung akan berdetak dengan lebih lambat, tekanan darah turun, kulit menjadi dingin, dan kuku menjadi kehitaman.
Saat tekanan darah turun, fungsi organ internal pun menurun.
Ketika sekarat, mungkin ada periode kegelisahan, kebingungan, atau secara bertahap memperdalam ketidaksadaran.
Pernapasan orang yang tidak sadar akan mengikuti pola otomatis yang dihasilkan oleh pusat pernapasan di batang otak.
Karena orang yang sekarat tidak menyadari mulut dan tenggorokannya, mereka mungkin bernapas dengan berat, berisik, atau melalui air liur di belakang tenggorokannya.
Baca juga: Sel Baru Bagian Tubuh Manusia Berhasil Ditemukan
Baca juga: Lima Rumah, Kantor Datok Penghulu, dan Balai Desa di Tamiang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar
Baca juga: Unimal Kukuhkan Tiga Guru Besar, Berikut Nama-namanya
Pernapasan bergerak dari dalam ke dangkal dan dari cepat ke lambat dalam siklus berulang.
Akhirnya, pernapasan melambat dan menjadi sangat dangkal, ada jeda, dan, akhirnya, pernapasan berhenti.
Beberapa menit kemudian, jantung akan berhenti berdetak karena kehabisan oksigen.
Sebenarnya, para ahli tidak memiliki cara yang terbukti untuk menyelidiki apa yang benar-benar dirasakan dan dialami orang selama sekarat.
Misalnya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa menjelang kematian, otak bawah sadar masih bisa merespons suara-suara di dalam ruangan.
Namun, tidak tahu diketahui seberapa penting arti suara bagi orang yang sekarat.
Mengutip Medical News Today, beberapa jam sebelum seseorang meninggal, organnya mati dan tubuhnya berhenti bekerja.
Pada saat ini, mereka mungkin ingin berada di samping orang yang mereka cintai.
Dengan demikian, seseorang yang merawat orang tersayangnya yang sekarat di saat-saat terakhirnya harus membuat mereka merasa senyaman mungkin.
Hadirkan kebahagiaan terakhir untuknya.
(Kompas.com)
Baca juga: VIRAL, Hindari Razia Dua Pelajar Nyaris Terserempet Truk
Baca juga: Istri di Sumut Kabur Sehari Setelah Menikah, Kunci Suami di Kamar Mandi
Baca juga: Terdapat Beberapa Alasan Mengapa Sebaiknya Tidak Minum Kopi Saat Perut Kosong
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ilustrasi-meninggal-dunia-1.jpg)