Minggu, 26 April 2026

Pria Bunuh Diri dari Lantai 29 Apartemen di Jatinegara

Seorang pria bunuh diri dengan melompat dari lantai 29 sebuah apartemen di Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta

Editor: Muliadi Gani
net
Ilustrasi mayat 

PROHABA.CO, JAKARTA - Seorang pria bunuh diri dengan melompat dari lantai 29 sebuah apartemen di Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (17/7/2023).

Dia diduga bukan pemilik unit di apartemen tersebut.

"Pria yang melompat diduga bukan pemilik unit.

Tapi dia bisa masuk karena punya akses (menuju gedung apartemen) pasti, dan kunci unit (apartemen)," jelas general manager apartemen, Esther Rinelda Hutabarat, di lokasi, Senin (17/7/2023).

Lebih lanjut, tidak ada yang mengetahui identitas laki-laki itu.

Kemudian, selama berada di dalam unit apartemen tempatnya melompat, laki-laki itu diduga sedang sendirian.

Esther mengatakan, jika ia sedang bersama orang lain, entah keluarga atau teman, pihaknya pasti menerima permintaan pertolongan. "Pastinya dia tinggal sendiri.

Karena kalau melompat, kalau ada saudara atau teman yang menghuni bersama, akan turun ke bawah untuk beri informasi. Ini enggak ada," Esther berujar.

Manajemen apartemen mengetahui kabar ini bukan dari anggota keluarga pria itu, melainkan dari petugas apartemen.

"Saya dengar kabar jam 08.00 WIB kurang, ada pria duduk di parapet lantai 29.

Belum keadaan bunuh diri. Ketika kami sampai, dia sudah lompat," ucap Esther.

Baca juga: Kurir Lompat ke Sungai, Selamatkan Wanita yang Hendak Bunuh Diri

Baca juga: Polisi Duga Remaja 16 Tahun yang Jatuh dari Lantai 19 Apartemen Laguna Sengaja Mengakhiri Hidupnya

Baca juga: WOW, Nenek 71 Tahun Raih Rekor MURI Usai Taklukkan Gunung Rinjani

Saat ini, pihak apartemen bekerja sama dengan Polsek Jatinegara dalam menangani kasus bunuh diri tersebut.

Dari pihak apartemen, mereka akan membantu kepolisian menelusuri unit-unit apartemen yang berada pada deret yang sama dengan unit yang digunakan pria itu untuk melompat.

Penelusuran dilakukan untuk mencari informasi lebih lanjut, termasuk identitas dan keberadaan keluarga pria itu.

"Untuk langkah-langkah selanjutnya, sudah kami serahkan ke polisi untuk mengambil alih karena itu ranah kepolisian," tegas Esther.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved