Olahraga
Sam Kerr, Megabintang Chelsea yang Awalnya Benci Sepak Bola
Bintang timnas Australia, Sam Kerr, membuka diri jelang Piala Dunia Wanita 2023 yang akan bergulir di Australia dan Selandia Baru ...
Namun, Sam Kerr mulai bermain sepak bola pada usia 12 tahun dan bakatnya tercium pelatih timnas ketika itu, Alen Stajcic.
“Ia menerima bola di paruh lapangan sendiri dan berlari menggiring si kulit bundar sejauh 70 meter sebelum mencetak gol bagi Australia Barat melawan Queensland,” ujarnya.
“Tidak normal bagi seseorang untuk berlari sejauh itu dalam usia 13 tahun melawan anak-anak 15-16 tahun yang merupakan terbaik di negara bagian mereka.”
Hanya tiga tahun setelah beralih ke sepak bola, Kerr yang masih berusia 15 tahun melakoni debut seniornya bersama Australia pada laga kontra Italia.
Sebagai perbandingan, beberapa pemain modern hebat lain membuat debut internasional mereka pada usia 20-an tahun.
Sebut saja Abby Wambach (21 tahun), Lucy Bronze (21), Megan Rapinoe (21), Jenni Hermoso (22), dan Beth Mead (22).
“Bahkan dalam usia sangat muda dengan minim pengalaman tersebut, Kerr merupakan salah satu atlet terbaik di tim,” tutur Tom Sermanni, pelatih Australia ketika itu.
“Jelas terlihat bahwa ia adalah bakat luar biasa.”
Baca juga: Chelsea Ingin Merekrut Rayan Cherki Sebagai Pengganti Christian Pulisic Di Premier League
Di Luar Lapangan
Menariknya, Sam Kerr punya kebiasaan aneh dengan kerap memakan roti lapis (sandwich) dengan isi pasta.
“Itu hanyalah pasta di dalam roti lapis, tak ada hal lain,” ujarnya.
“Orang-orang pikir itu menjijikkan.”
Ia pun punya kebiasaan-kebiasaan lain seperti harus duduk di kursi yang sama di bus dan di pesawat.
Tak hanya itu, setiap sebelum bermain, Kerr harus memastikan kaus kakinya dalam kondisi serupa tanpa ada benang sehelai pun yang lepas.
Kerr juga menjadi pemain wanita pertama yang muncul di sampul global untuk seri video game FIFA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Penyerang-Timnas-Wanita-Australia-Samantha-May-Kerr.jpg)