Kamis, 11 Juni 2026

Olahraga

Harry Kane Gabung Bayern Muenchen, Tertantang Lewati Rekor Lewandowski

Harry Kane akhirnya meninggalkan Tottenham Hotspur, dan berpisah dengan Liga Primer. Striker timnas Inggris memilih bergabung dengan Bayern Muenchen

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
GLYN KIRK/AFP
Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane 

Bayern sempat melayangkan empat kali penawaran sebelumnya yang dimulai dari angka 60 juta euro hingga akhirnya mentok di angkat 100 juta euro, sebagaimana keinginan Presiden Spurs, Daniel Levy.

Striker yang telah mencetak 280 gol untuk Spurs ini sempat jadi incaran Manchester City musim lalu sebelum kubu The Citizens merekrut Erling Haaland.

Man United juga disebut bisa jadi pelabuhan baru sang pemain walau transfer itu urung terjadi dengan Setan Merah merekrut Rasmus Hojlund.

Kane pribadi dilaporkan menginginkan agar semua keputusan transfer diambi sebelum musim Spurs bergulir pada laga kontra Brentford, akhir pekan ini.

Baca juga: Robert Lewandowski Berharap Ingin Main Bareng Bersama Messi di Barcelona

Baca juga: Tamara Geraldine Pernah Bangkrutkan Diri Usai Vonis Hidup Tinggal 8 Bulan

Penyerang berusia 30 tahun itu tadinya ingin menetap bersama Tottenham, klubnya dari masa kecil, yang kini berada di bawah asuhan pelatih baru Ange Postecoglou.

Akan tetapi, The Athletic menulis kalau "janji sebuah tantangan baru di Bayern terlalu kuat" untuk ditolak oleh Kane, Di sisi lain, jurnalis senior Jerman, Alfred Draxler, dalam kolomnya di Bild menyebut kondisi ini sebagai "Armutszeugnis."

Istilah tersebut bisa diartikan semacam bukti ketidaklayakan atau ketidakberdayaan Bayern dan, secara umum, sepak bola Jerman mendapatkan striker hebat dari negaranya sendiri.

Pembelian Kane akan tercatat sebagai transfer 100 juta euro pertama yang dilakoni klub Bundesliga.

"Kita sekarang berada di biaya transfer sekitar 100 juta.

Untuk seseorang berusia 30 tahun.

Untuk seorang pemain yang kontraknya habis tahun depan," tulis Draxler, yang kini berusia 70 tahun, dikutip BolaSport.com dari Bild.

"Jumlah yang begitu besar itu bagi saya adalah sebuah bukti ketidakberdayaan.

Untuk Bayern yang kaya.

Tapi juga buat sepak bola Jerman keseluruhan," tulisnya.

Secara lebih luas, kedatangan Kane malah seolah memperkuat fakta ketidakmampuan Jerman melahirkan sosok penyerang tengah klasik yang hebat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved