Kamis, 7 Mei 2026

Berita Aceh Barat Daya

Suami Istri Korban Laka lantas di Gunung Trans Dimakam Satu Liang

Suami istri korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Gunung Trans, kawasan Cembreing, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya,

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Muliadi Gani
For Serambinews.com
Proses evakuasi jenazah korban kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) di Gunung Trans, kawasan Cembreing, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, pada Kamis (10/8/2023) siang 

PROHABA.CO, BLANGPIDIE - Suami istri korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Gunung Trans, kawasan Cembreing, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, pada Kamis (10/8/2023) siang sudah dikebumikan.

Informasi yang diperoleh Serambi, Muzahar (47) yang merupakan Keuchik Rumah Panjang, Kecamatan Susoh ini meninggal secara tragis bersama istri tercinta Ida Rasidah (43) dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut.

Keduanya dimakamkan satu liang di kompleks pemakaman umum Masjid Pusaka Susoh pada Kamis (10/8/2023) tengah malam, sekira pukul 23.30 WIB.

“Benar, setelah dishalatkan, kedua jenazah dimakamkan dalam satu liang,” kata Ketua Forum Keuchik Kabupaten Abdya, Venny Kurnia dihubungi, Jumat (11/08/2023) malam.

Masih menurut informasi yang diperoleh Venny dari pihak keluarga bahwa anak bungsu korban bernama Azzam Munandar (10) masih dirawat di RSUZA Banda Aceh setelah dirujuk dari RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya.

Informasi yang diterima, semasa hidupnya Muzahar telah menjabat keuchik dua periode, termasuk jabatan Pj Keuchik.

Jabatan periode kedua Keuchik Rumah Panjang dilantik sekitar bulan Juni 2022.

Kronologis Persitiwa maut yang melibatkan pasutri asal Abdya, Muzhar dan Ida Rasidah terjadi wilayah Gunung Trans, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya pada Kamis (10/8/2023) siang.

Baca juga: Pasutri Lansia Meninggal Terseret Longsor di Tasikmalaya, Korban terkubur Tanah

Korban meninggal di tempat usai sepeda motor (sepmor) Honda Vario nomor polisi (nopol) BL 2091 CB bertabrakan dengan mobil barang truk Mitsubishi Cold Diesel nopol BK 8057 yang disopiri Erwinsyah (32) warga Desa Gunung Bandung Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut).

Dalam peristiwa itu, anak korban, Azam Munandar selamat lolos dari maut dan langsung dilarikan ke RSUD SIM Nagan Raya untuk mendapatkan pertolongan.

Usai kejadian, jenazah Muzhar dan Ida Rasidah langsung dibawa pulang ke rumah duka di Desa Rumah Panjang, Kecamatan Susoh, Abdya pada hari itu juga setelah sebelumnya dievakuasi ke RSUD SIM dari lokasi kecelakaan.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Rudi Saeful Hadi SIK melalui Kasat Lantas Iptu Alfi Syahrin mengungkapkan sebelum terjadinya kecelakaan, truk yang disopiri Erwinsyah bersama penumpang M Gusti dan Suheri membawa bibit sawit dalam perjalanan dari arah Blang Pidie, Abdya ke Meulaboh, Aceh Barat.

Sedangkan korban Muhzar yang berboncengan dengan istrinya Ida Rasidah dan anaknya Azam Munandar melaju dengan sepmor dari arah Meulaboh menuju Blang Pidie.

Sesampai di lokasi kecelakaan, tepatnya di Desa Alue Bata Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya, pengendara sepmor saat memasuki tikungan menurun terlalu melebar ke kanan jalan sehingga mengarah pada lajur kendaraan lain.

“Pada saat bersamaan dari arah Blang Pidie menuju Meulaboh datang mobil truk. Karena jarak yang sudah sangat dekat, sehingga tabrakan tidak terelakan lagi sehingga pengendara sepmor menabrak truk,” terang Kasat Lantas Iptu Alfi Syahrin.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved