Berita Aceh Tamiang
WADUH, Sungai Meluap Tiga Jembatan di Aceh Tamiang Hancur
Tiga jembatan yang hancur ini seluruhnya berada di Kampung Batubedulang, Kecamatan Bandarpusaka, Aceh Tamiang.
Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty
PROHABA.CO -- Tiga jembatan di wilayah hulu Aceh Tamiang hancur diterjang air sungai yang meluap akibat hujan deras, Rabu (30/8/2023).
Akses ke sejumlah kampung di wilayah ini pun terancam putus, bila perbaikan tidak segera dilakukan.
Tiga jembatan yang hancur ini seluruhnya berada di Kampung Batubedulang, Kecamatan Bandarpusaka, Aceh Tamiang.
Konsutruksi jembatan ini bervariasi, mulai dari beton, box curved hingga hanya menggunakan batang pohon kelapa.
Salah satu jembatan terletak di jalur utama kecamatan, sedangkan dua jembatan lain merupakan satu-saatunya penghubung antar-desa di daerah itu.
Camat Bandarpusaka, Cakra Agie Winapati mengatakan insiden ini diawali hujan deras yang terjadi sepanjang malam.
Dampak hujan ini menyebabkan debit air sungai meningkat, hingga menciptakan gerusan di tebing yang menjadi pondasi jembatan.
“Tanah pondasi longsor karena tergerus banjir, akibatnya jembatan roboh dan hanyut,” kata Cakra, Rabu (30/8/2023).
Cakra mengungkapkan, kondisi jembatan itu memang sudah tidak bagus karena beberapa kali diperbaiki oleh masayarakat.
Bahkan beberapa hari sebelum hancur, jembatan tersebut baru saja diperbaiki dengan diinsiasi Datok Penghulu Kampung Batubedulang.
“Baru saja diperbaiki, tapi karena memang jembatan lama, ya cuma sebatas itu hasilnya,” kata Cakra.
Saat ini, upaya perbaikan juga sudah dilakukan warga secara darurat.
Warga menggunakan batang pohon sebagai lantai jembatan yang hanya bisa dilintasi orang.
Untuk sementara kendaraan roda dua maupun empat untuk sementara dilarang melintas.
Padahal selama ini jembatan itu tersebut menjadi akses pendukung perekonomian masyarakat setempat, mengangkut komoditas pertanian dan perkebunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/banjir.jpg)