Perang Rusia vs Ukraina
Kota Lviv Ukraina Barat Diserang Rusia, Terdengar Sejumlah Suara Ledakan
Beberapa gelombang drone berusaha mencapai sasaran di kota Lviv mulai sekitar pukul 01:30 GMT dengan sejumlah ledakan terdengar
Penulis: Luthfi Alfizra | Editor: Jamaluddin
Menurut laporan, beberapa gelombang drone berusaha mencapai sasaran di Kota Lviv mulai sekitar pukul 01:30 GMT dengan sejumlah ledakan terdengar saat pertahanan udara mencegat kendaraan udara tak berawak yang masuk.
PROHABA.CO, KYIV - Kota Lviv di Ukraina barat diguncang ledakan pada Selasa (19/9/2023) dini hari waktu setempat.
Pejabat setempat menyebutkan bahwa pertahanan udara Ukraina terlibat dalam menghentikan gelombang serangan udara Rusia.
Wali Kota Lviv, Andriy Sadoviy di aplikasi pesan Telegram pada Selasa (19/9/2023) menulis, “Pertahanan udara beroperasi di wilayah kami,” dan memperingatkan warga untuk mencari perlindungan.
Sementara Angkatan Udara Ukraina menulis di Telegram bahwa “Ancaman Shahed drone buatan Iran masih ada di wilayah Lviv.
Pertahanan udara sedang beroperasi”.
Ukraina Barat mendapat peringatan serangan udara mulai sekitar pukul 00:00 GMT.
Menurut laporan, beberapa gelombang drone berusaha mencapai sasaran di Kota Lviv mulai sekitar pukul 01:30 GMT dengan sejumlah ledakan terdengar saat pertahanan udara mencegat kendaraan udara tak berawak yang masuk.
Sadoviy kemudian melaporkan bahwa kebakaran di gudang industri telah terjadi dan layanan darurat sedang menangani kobaran api tersebut.
Laporan awal menyebutkan satu orang terluka.
Baca juga: Menlu Amerika Antony Blinken ke Ukraina, Beri Bantuan Rp15,34 T untuk Perang
Baca juga: Ukraina Sebut Sudah Rebut Kembali Desa Andriivka, Rusia Membantah
Melansir dari aljazeera.com, Wali Kota melalui Telegram mengatakan, “sejauh ini, hanya satu orang yang terluka dalam serangan itu.”
Sadoviy menambahkan bahwa seorang pria berusia pertengahan 20-an ditemukan di bawah reruntuhan gudang dan sudah dibawa ke rumah sakit.
Skala serangan dan tingkat kerusakan belum diketahui secara pasti.
Belum ada komentar langsung dari pihak Rusia.
Kepala Administrasi Militer Wilayah Lviv, Maksym Kozytskyi, mengatakan, dua orang--seorang pria dan seorang wanita--berhasil diselamatkan dari bawah reruntuhan bangunan akibat serangan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/URAINA.jpg)