Video
MUSIBAH, Banjir Landa Tanjong Seulamat Peudada Bireuen
Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut, sejumlah warga sempat terkepung banjir dapat secepatnya dibantu Muspika dan tim gabungan TNI-Polri,
Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty
PROHABA.COM -- Sekitar seratusan lebih warga Desa Tanjong Seulamat, Peudada Bireuen terpaksa mengungsi ke meunasah setempat setelah rumah mereka tergenang banjir luapan yang melanda kawasan tersebut dan 21 desa lainnya pada Selasa (19/09/2023) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut, sejumlah warga sempat terkepung banjir dapat secepatnya dibantu Muspika dan tim gabungan TNI-Polri, BPBD dan SAR, ke lokasi yang lebih aman.
Kalak BPBD Bireuen, Afwadi melalui anggota Pusdalops PB M Rakjab mengatakan, 13 gampong tergenang banjir di Kecamatan Peudada yaitu, Tanjong Seulamat, Alue Sijuk, Dayah Mon Ara, Teungku Di Bathon, Blang Bati. Kemudian gampong Blang Matang, Hagu, Meunasah Alue, Blang Rangkuluh, Cot Laot, Cot Kruet, Pinto Rimba dan Gampong Mulia.
Kemudian di Jeumpa delapan gampong yaitu, Gampong Mon Mane, Abeuk Usong, Blang Seupeung, Paloh Seulimeng, Pulo Lawang, Teupok Tunong. Dari 21 gampong, warga Tanjong Seulamat masih mengungsi ke meunasah.
Camat Peudada, Erry Seprinaldi pada Rabu (20/09/2023) mengatakan, banjir secara umum sudah surut termasuk di Desa Tanjong Seulamat, namun warga masih tetap di pengungsian karena rumah masih tergenang lumpur dan masih dibukanya dapur umum.
Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan PhD, Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko SH dan lainnya termasuk Direktur PT Takabeya Perkasa Group H Mukhlis berkunjung ke lokasi pengungsian dan masing-masing menyerahkan bantuan masa panik kepada warga setempat yang mengungsi ke meunasah. (Yusmandin Idris)