Tahukah Anda
Bukan Pohon, Fitoplantonlah Produsen Oksigen Terbesar di Bumi
Namun, tahukah Anda bahwa salah satu produsen oksigen terbesar di planet ini adalah makhluk mikroskopis yang mengapung di lautan?
Dilansir dari Tech Explorist, Senin (25/9/2023), studi baru yang diterbitkan pada 31 Mei di jurnal Current Biology mengidentifikasi bagaimana enzim pemompa proton (VHA) membantu produksi oksigen global dan fiksasi karbon dari fitoplankton.
"Studi ini merupakan terobosan dalam pemahaman kita tentang fitoplankton laut," ujar penulis utama Daniel Yee.
Melalui penggunaan mikroskop canggih dan alat genetik, penelitian ini menemukan bahwa enzim VHA meningkatkan fotosintesis dalam diatom.
Diatom adalah salah satu jenis fitoplankton.
Proses ini melibatkan pemberian lebih banyak karbon dioksida ke kloroplas, menghasilkan molekul karbon kompleks, dan meningkatkan pelepasan oksigen.
Para peneliti berhasil menjalin keterkaitan antara mekanisme baru yang ditemukan dalam diatom dengan berbagai aspek evolusi.
Diatom, yang berasal dari peristiwa simbiosis antara protozoa dan ganggang, menghasilkan fusi dua organisme menjadi satu.
Fusi ini, yang dikenal sebagai simbiogenesis, didukung oleh fagositosis, di mana satu sel menelan sel lain.
Dalam hal diatom, enzim pompa proton dari sel pemangsa pada akhirnya mendorong fotosintesis pada sel mangsa yang ditelan, daripada mencernanya sepenuhnya.
Mekanisme yang luar biasa ini memberikan keunggulan dalam fotosintesis bagi diatom, dan mungkin juga memiliki peran dalam peningkatan oksigen di atmosfer ketika diatom pertama kali muncul sekitar 250 juta tahun yang lalu.
Para peneliti yakin temuan mereka dapat menjadi sumber inspirasi untuk pendekatan bioteknologi yang bertujuan meningkatkan fotosintesis, penyerapan karbon, dan produksi biodiesel.
Baca juga: Anak Perwira TNI AU Ditemukan Tewas di Lanud Halim, Alami Luka Bakar dan Ada Luka Sayat
Penghasil oksigen terbesar di Bumi
Menurut para ilmuwan di Scripps Institution of Oceanography, fitoplankton menyumbang sebagian besar produksi oksigen dan fiksasi karbon di lautan, berkisar dari 7 persen hingga 25 %.
Ketika mempertimbangkan efek gabungan dari fotosintesis berbasis daratan, mekanisme ini diperkirakan berkontribusi hingga 12 persen dari total oksigen di planet Bumi.
Mereka bertanggung jawab atas sekitar 50 persen oksigen yang dihasilkan di seluruh dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Fitoplankton-mekar-di-Laut-Barents.jpg)