Jumat, 10 April 2026

konflik Palestina vs Israel

Protes Anti-Israel Terjadi di Bandara Dagestan Rusia

Massa mendobrak pintu kaca dan berlari melewati bandara sambil meneriaki slogan-slogan anti-Yahudi serta mengibarkan bendera Palestina

Penulis: Luthfi Alfizra | Editor: Muliadi Gani
AFP
(Ilustrasi) petugas penegak hukum berpatroli di area luar bandara di Makhachkala, Dagestan pada 30 Oktober 2023. 

PROHABA.CO, MOSCOW - Ratusan demonstran anti-Yahudi lakukan aksi di Bandara Makhachkala pada Minggu (29/10/2023) lalu ketika penerbangan dari Tel Aviv baru saja medarat.

Bandara Makhachkala terletak di pesisir Republik Dagestan Rusia.

Para demonstran tersebut menyerbu bandara dan berhasil mencapai landasan pacu sambil meneriakkan slogan-slogan anti-Yahudi.

Melansir dari Aljazeera, terdapat 60 orang yang telah ditangkap dalam peristiwa tersebut.

Kronologi Kejadian

Pada pukul 19.00 waku setempat (16.00 GMT) yaitu pada hari Minggu (29/10), sebuah penerbangan maskapai Red Wings Rusia dari kota Tel Aviv di Israel mendarat di bandara Makhachkala.

Ratusan pengunjuk rasa menerobos keamanan untuk berhasil melarikan diri dan membanjiri area sekitar kapal induk Rusia yang sedang terparkir.

Video di media sosial menunjukkan massa mendobrak pintu kaca dan berlari melewati bandara sambil meneriaki slogan-slogan anti-Yahudi serta mengibarkan bendera Palestina dan memeriksa seluruh paspor penumpang yang datang.

Pada pukul 10.00 malam waktu setempat (19.00 GMT) para pengunjuk rasa ditertibkan dari ladasan pacu oleh pihak keamann setempat.

Lalu pada Senin (30/10/2023) pagi, Kementerian Dalam Negeri Rusia mengatakan, "Lebih dari 150 peserta aktif dalam kerusuhan telah diidentifikasi, 60 di antaranya telah ditangkap," meskipun belum jelas apakah ada tuntutan resmi yang telah dikeluarkan, menurut kantor berita Associated Press (AP).

Kantor berita AP menyebutkan, 2 orang mengalami kritis dan 20 orang lainnya luka-luka.

Pasukan keamanan telah menguasai bandara Makhachkala.
Pasukan keamanan telah menguasai bandara Makhachkala. (AFP)

Baca juga: Kota Khan Younis di Palestina Diserang Israel, Puluhan Orang Meninggal Dunia

Dari seluruh korban, sembilan dari mereka yang terluka merupakan anggota polisi yang bentrok dengan massa.

Kantor berita Agence France-Presse (AFP) mengatakan bahwa badan penerbangan Rusia akan menutup sementara bandara Makhachkala hingga 6 November mendatang.

"Bandara tersebut sekarang sepenuhnya berada di bawah kendali pasukan keamanan" menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri Rusia.

Lapangan terbang tersebut juga telah dikondisikan dari para demonstran dan untuk sementara penerbangan yang masuk telah dialihkan ke bandara terdekat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved