Berita Aceh Selatan
Aceh Selatan Dikepung Banjir, Akses Jalan Nasional Lumpuh, Lebih 6.304 Jiwa Terdampak
Selain melumpuhkan akses lalu lintas, dampak banjir juga menyebabkan terjadinya pemadaman listrik di kawasan tersebut hingga saat ini informasi sulit
hujan deras yang mengguyur Aceh Selatan menyebabkan air meluap dan mengenangi permukiman rumah warga hampir di seluruh Kecamatan di antaranya Bakongan Raya, Trumon Raya, Kluet Raya, Tapaktuan, Samadua, Sawang
Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
PROHABA.CO, TAPAKTUAN - Banjir telah mengepung sebagian besar wilayah Aceh Selatan sejak Senin (20/11/2023). Banjir terjadi hampir di seluruh kecamatan di kabupaten tersebut, akibatnya lalu lintas lumpuh total di badan jalan nasional Tapaktuan - Subulussalam tepatnya di Gampong Ladang Rimba Kecamatan Trumon Tengah hingga Selasa (21/11/2023).
Selain melumpuhkan akses lalu lintas, dampak banjir juga menyebabkan terjadinya pemadaman listrik di kawasan tersebut hingga saat ini informasi sulit diakses dari lokasi banjir Trumon.
Akibat luapan Sungai Lae Soraya pada 15 November 2023 lalu menyebabkan beberapa Kecamatan dalam kawasan Trumon Raya tergenang banjir
Banjir diperparah akibat hujan lebat yang mengguyur Aceh Selatan, Senin (20/11/2023) sehingga menyebabkan banjir dalam beberapa kecamatan di kabupaten setempat.
Menurut informasi yang dihimpun dari Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan, Selasa (21/11/2023) hujan deras yang mengguyur Aceh Selatan menyebabkan air meluap dan mengenangi permukiman rumah warga hampir di seluruh Kecamatan di antaranya Bakongan Raya, Trumon Raya, Kluet Raya, Tapaktuan, Samadua, Sawang
Baca juga: 10 Rumah Hanyut dan 52 Lainnya Rusak akibat Banjir Bandang Aceh Tenggara, Ada yang Masih Didata
Baca juga: NGERI, Banjir Bandang Terjang Trumon Tengah Aceh Selatan
Baca juga: Rumah Sakit Indonesia di Gaza Dikepung Tank Israel, Begini Faktanya
Bahkan tumbangnya pohon yang menimpa tiang listrik di jalan lintas nasional Tapaktuan - Subulussalam tepatnya di Gunung Lhok Rukam Senin sore (20/11/2023) dan kini sudah berhasil teratasi.
Banjir juga menyebakan akses jalan nasional Tapaktuan - Subulussalam tepatnya di Desa Gelumbuk, kecamatan Kluet Selatan tidak bisa dilaui, Selasa (21/11/2023) pagi.
Kemudian, Kawasan Trumon Tengah tepatnya di Desa Ladang Rimba dan Pulo Paya diterjang banjir bandang Senin (20/11/2023) malam.
Lintas Jalan Nasional Aceh - Medan tepatnya di Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah lumpuh, tidak bisa di lalui roda dua dan empat hingga Selasa (21/11/2023)
Akses jalan dan rumah warga saat ini dipenuhi lumpur, bongkahan kayu- kayu serta mobil-mobil dan harta benda milik warga juga ikut terseret.
Petugas Pusdalops PB BPBD Zafiral Azdy mengatakan tim gabungang TNI-Polri, SAR dan BPBD masih terus melakukan pendataan, penanganan serta pemantauan debit Air di lokasi banjir.
"Kondisi ketinggian air berangsur surut dibeberapa lokasi, update saat ini sekitar 30 sampai 40 Centi meter," katanya.
Adapun data update sementara dari 15 sampai 20 November 2023 dari Petugas Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan bahwa yang terdampak banjir mencapai 6.304 jiwa dari 1.806 Kepala Keluarga bahkan satu orang balita meninggal dunia pada 17 November 2023 serta 251 orang mengungsi.(*)
Baca juga: GAWAT, Tunangan Perwira Polisi Ditemukan Tewas Tak Wajar di Penginapan
Baca juga: Warga Aceh Tenggara Terseret Banjir Saat Selamatkan Ibu dan Istri Adiknya, Ditemukan Meninggal
Baca juga: Banjir Kembali Rendam Jalan Nasional di Subulussalam, Arus Lalu Lintas Macet Total
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Aceh Selatan Dilanda Banjir, 6.304 Jiwa Terdampak, Akses Jalan Nasional Lumpuh,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Banjir-merendam-wilayah-Lhok-Bengkuang-Kecamatan-Tapaktuan-Aceh-Selatan.jpg)