Senin, 4 Mei 2026

Kecelakaan

Penumpang Tewas Terserempet KRL di Serpong, Bersenda Gurau di Stasiun Kereta

penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuter Line itu tak mengindahkan peringatan petugas agar tidak bersenda gurau di area berbahaya peron berujung pe

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.com/FIRDA JANATI
Kondisi jalur 3 dan 4 Stasiun Serpong, Jumat (26/5/2023), ukurannya yang sempit membuat penumpang kesulitan saat hendak keluar dari stasiun atau menyebrang antar peron. Ukuran peron tidak lebih besar dari ukuran kaki orang dewasa. 

PROHABA.CO, JAKARTA - Seorang penumpang tewas setelah diserempet KRL di Stasiun Serpong.

Insiden tersebut terjadi pada Jumat (17/11/2023) sekira pukul 17.25 WIB.

Kejadian tersebut bermula saat penumpang KRL ini bercanda dengan temannya saat di peron.

Sempat ditegur, namun korban tak menghiraukan teguran tersebut.

penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuter Line itu tak mengindahkan peringatan petugas agar tidak bersenda gurau di area berbahaya peron berujung petaka.

Penumpang yang tak disebutkan identitasnya itu disebut beberapa kali ditegur karena mengabaikan garis kuning atau safety line di peron stasiun.

Namun, teguran itu diabaikan. Petaka pun terjadi.

Saat masih asyik bercanda, tubuh penumpang itu terserempet kereta yang melintas di Stasiun Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (17/11/2023) sekitar pukul 17.25 WIB.

Baca juga: Satu Rumah di Aceh Timur Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Baca juga: Menjajal Kereta Cepat Whoosh, Jakarta-Bandung Hanya 20 Menit

“Petugas stasiun sebenarnya telah menegur kepada pengguna KRL ini agar tidak bercanda.

Namun, mereka tetap melanjutkan candaan tersebut,” ucap Manager Humas KAI Commuter Line Leza Arlan, Minggu (19/11/2023).

“Alhasil, pengguna Commuter Line ini tidak memperhatikan adanya kereta yang melintas dan terserempet,” tambah Leza.

Petugas keamanan dalam (PKD) Stasiun Serpong, sempat berupaya memberikan pertolongan pertama terhadap korban.

Namun, nyawa penumpang itu tak tertolong.

“Setelah pihak stasiun melakukan segala prosedur penyelamatan di pos kesehatan.

Namun, korban tak dapat terselamatkan,” terang Leza.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved