Berita Banda Aceh
Aceh Diguncang Gempa 1.202 Sepanjang Tahun 2023, Segmen Aceh-Central Paling Aktif
Stasiun Geofi sika Aceh Besar mencatat sepanjang tahun 2023 sebanyak 1.202 kali gempa bumi melanda Aceh dengan berbagai skala kekuatan dan kedalaman.
Berdasarkan kedalaman, pihaknya mencatat gempa bumi yang terjadi di Aceh didominasi oleh gempa bumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer sebanyak 1.102 kejadian.
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
PROHABA.CO, BANDA ACEH - Stasiun Geofi sika Aceh Besar mencatat sepanjang tahun 2023 sebanyak 1.202 kali gempa bumi melanda Aceh dengan berbagai skala kekuatan dan kedalaman.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofi fi ka (GMKG) Stasiun Geofi sika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin SSi MSc mengatakan, gempa bumi yang terjadi di Aceh didominasi oleh gempa bumi berkekuatan kurang dari 5 magnitudo sebanyak 862 kali kejadian. Gempa dengan kekuatan kurang dari 3 M sebanyak 328 kali.
“Gempa bumi dengankekuatan magnitudolebih besar atau samadengan 5 (M≥5) tercatat sebanyak 12 kali.
Gempa paling besar itu ada di 6,2 magnitudo,” kata Andi.
Berdasarkan kedalaman, pihaknya mencatat gempa bumi yang terjadi di Aceh didominasi oleh gempa bumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer sebanyak 1.102 kejadian.
Kejadian gempa bumi dengan kedalaman menengah dengan kedalaman 60 hingga kurang dari 300 kilometer (60 km ≤ D < 300> Kemudian, lanjutnya, dari gempa yang terjadi, ada 38 kejadian dengan skala dampak terbesar yang dirasakan masyarakat.
Baca juga: Patahan Terbesar Bumi Justru Berada di Indonesia
Baca juga: Ada Tiga Jenis Sesar dan Proses Pembentukan Patahan
Baca juga: Gempa Bumi Terbesar di Dunia 9,5 SR Pernah Terjadi di Chile
Gempa itu terjadi pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/ pintu berderit, dan dinding berbunyi.
“Dari peta seismisitas wilayah Aceh pada tahun 2023 terlihat bahwa wilayah Patahan Sumatra segmen Aceh-Central yang terletak di Pidie bagian barat merupakan wilayah dengan tingkat keaktifan gempa bumi (seismisitas) tinggi,” jelasnya.
Karena hal itu pula, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, bersikap tenang, tidak panik, dan terpancing oleh informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Peningkatan kapasitas masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi ancaman bahaya gempa bumi.
Pastikan sumber informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarluaskan di beberapa kanal komunikasi resmi yang telah terverifi kasi,” pungkasnya. (*)
Baca juga: Gempa Dahsyat Guncang Cina, 116 Orang Tewas dan Puluhan Bangunan Hancur
Baca juga: Gempa Berkuatan M 6,3 Guncang Kupang, Warga Panik dan Berhamburan Keluar
Baca juga: Gempa Bumi di Afghanistan, 2.445 Orang Meninggal Dunia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Stasiun-Geofisika-Aceh-Besar-mencatat-sepanjang-tahun-2023-sebanyak-1202-kali-peristiwa-gempa.jpg)