Tahukah Anda
Mengapa Orang Tertentu Terlalu Mudah Jatuh Cinta?
Namun, jika ada seseorang yang memburu-buru perasaan jatuh cinta dan sering kali terjebak dalam ikatan romantis, ia mungkin mangalami emofilia.
PROHABA.CO - Orang yang mudah jatuh cinta mungkin mereka merasa senang saat mereka jatuh cinta.
Pernahkah kamu merasa sangat mudah jatuh cinta?
Pernah memiliki hubungan singkat karena jarak perkenalan yang tidak kalah singkatnya?
Bisa jadi ini merupakan indikasi bahwa kamu memiliki emophilia. Apa itu emofilia?
Setiap orang butuh waktu yang berbeda-beda untuk jatuh cinta.
Ada yang butuh waktu berbulan-bulan, ada juga yang hanya butuh beberapa hari.
Namun, jika ada seseorang yang memburu-buru perasaan jatuh cinta dan sering kali terjebak dalam ikatan romantis, ia mungkin mangalami emofilia.
Emofilia adalah suatu kondisi di mana seseorang sering jatuh cinta dengan cepat dan mudah.
Sekilas, emofilia tampak wajar saja, tetapi kondisi ini sebenarnya bisa berdampak negatif pada kehidupan seseorang.
Emofilia bukanlah suatu patologi atau masalah kesehatan mental yang dapat didiagnosis.
Namun, pada tingkat yang tinggi, ini dapat mengakibatkan perilaku berisiko, disregulasi emosional, dan hubungan yang tidak sehat.
Baca juga: 4 Tanda Orang Sedang Jatuh Cinta, Ada Emosi dan Fokus Pada Hal Positif
Baca juga: Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Bisa Jatuh Cinta?
Apa gejala emofilia
Tanda bahwa seseorang mungkin mengalami emofilia adalah ia sering kali jatuh cinta dengan cepat dan langsung merasa terikat secara emosional dalam hubungannya.
Gejala lain emofi lia juga bisa termasuk mengabaikan tanda-tanda bahaya dari pasangannya yang toxic.
Ini bisa sangat berbahaya. Hal tersebut terjadi karena ia tidak meluangkan waktu untuk mengevaluasi apakah hubungan yang dijalaninya sehat.
Ia terlalu terobsesi dengan perasaan jatuh cinta dan versi ideal pasangannya.
Akibatnya, seseorang dengan emofilia mungkin kerap mendapati dirinya berada dalam situasi hubungan yang sulit.
Meskipun penderita emofi lia tidak selalu melakukan perilaku berisiko, hal ini merupakan karakteristik umum dari masalah tersebut.
Apa penyebab emofilia? S
ayangnya, penyebab emofi lia tidak diketahui secara pasti.
Meski demikian, ada beberapa gagasan tentang penyebabnya.
Para ahli berpendapat kondisi ini terkait dengan ketidakseimbangan “hormon perasaan baik”, seperti dopamin dan serotonin.
Penderita emofilia bisa jadi memiliki sifat yang tidak setia, yang mungkin disebabkan oleh pencarian hormon dopamin dan serotonin dengan mengejar kegembiraan saat jatuh cinta.
Meski demikian, sulit untuk mengungkap penyebabnya karena tidak ada tes khusus untuk kondisi tersebut.
(Kompas.com)
Baca juga: Kenapa Jatuh Cinta Bikin Jantung Berdebar Kencang, Ini Alasannya
Baca juga: Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Jatuh Cinta?
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Emofilia, Ketika Seseorang Terlalu Mudah Jatuh Cinta",
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| 9 Makanan Kaya Zat Besi untuk Atasi Anemia Secara Alami, Biji Labu hingga Brokoli |
|
|---|
| Ikan Gabus, Dari Tradisi Penyembuhan Luka hingga Potensi Antioksidan dan Antihipertensi |
|
|---|
| Pohon Sawit Tak Dapat Gantikan Fungsi Hutan, Berikut Penjelasannya |
|
|---|
| Versi Terbaru Kebutuhan Protein Manusia Per Hari, Berikut Penjelasan Ahli |
|
|---|
| Tempe Goreng Lebih Sehat daripada Keripik Tempe, Begini Penjelasan Pakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ilustrasi-jatuh-cinta-1.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.