Minggu, 3 Mei 2026

Nisfu Syaban 2025

Keutamaan Malam Nisfu Syaban, Dikabulkan Segala Doa hingga Pengampunan Dosa

Keutamaan malam Nisfu Syaban yang sangat dinantikan oleh umat Islam. Malam nisfu syaban merupakan malam ke lima belas atau pertengahan bulan syaban.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Tribunnews via freepik.com
ILUSTRASI NISFU SYABAN - Ilustrasi Nisfu Syaban. Foto dari Tribunnews.com via freepik.com, Keutamaan Malam Nisfu Syaban, Dikabulkan Segala Doa hingga Pengampunan Dosa (5/2/2025) 

Keutamaan malam Nisfu Syaban tercantum dalam beberapa hadits berikut ini:

Riwayat dari Aisyah, bahwa beliau menuturkan: Aku pernah kehilangan Nabi SAW. Kemudian aku keluar, ternyata beliau di Baqi, sambil menengadahkan wajah ke langit.

Nabi bertanya: "Kamu khawatir Allah dan Rasul-Nya akan menipumu?" (maksudnya, Nabi SAW tidak memberi jatah Aisyah). 

Aisyah mengatakan: Wahai Rasulullah, saya hanya menyangka anda mendatangi istri yang lain. Kemudian Nabi SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam nisfu syaban, kemudian Dia mengampuni lebih dari jumlah bulu domba bani kalb."

Ibnul Jauzi mengutip perkataan Ad-Daruquthni tentang hadis ini.

"Diriwayatkan dari berbagai jalur, dan sanadnya goncang, tidak kuat."

Akan tetapi hadis ini dishahihkanAl-Albani, karena kelemahan dalam hadis ini bukanlah kelemahan yang parah sehingga bisa terangkat menjadi shahih dan diterima.

Dari Abu Musa Al-Asy'ari, bahwasanya Nabi SAW bersanda: "Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Sya'ban.

Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan."

Hadis ini memiliki banyak jalur, diriwayatkan dari beberapa sahabat, hadis dishahikan oleh Imam Al-Albani dan dimasukkan dala, Silsilah Ahadits Shahihah.

Beliau menilai hadis ini sebagai hadis shahih, karena memiliki banyak jalur dan satu sama saling menguatkan.

Meskipun ada juga ulama yang menilai hadis ini sebagai hadis lemah.

Dari keterangan di atas, ada beberapa hal yang dapat kita simpulkan terutama ulama yang memperbolehkan memperbanyak amal di malam Nisfu Syaban yakni menegaskan bahwa tidak boleh mengadakan acara khusus, atau ibadah tertentu, baik secara berjamaah maupun sendiri-sendiri di malam Nisfu Syaban.

Dengan demikian diperbolehkan bagi seorang muslim untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan berbagai bentuk ibadah seperti sholat, berdzikir, maupun berdoa kepada Allah SWT.

Baca juga: Malam Nisfu Syaban: Salah Satu Momen Istimewa Umat Islam

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved