Kamis, 18 Juni 2026

Berita Kriminal

Modus Lakukan Ritual Doa, Dukun Cabul di Mojokerto Cabuli Bocah SD Lebih dari 10 Kali

Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto Kota, Jawa Timur, menangkap seorang dukun cabul yang diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur yang masih

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
freepik.com/bedneyimages
ILUSTRASI PELECEHAN ANAK - Bocah SD di Mojokerto mengaku dirudapaksa seorang dukun pada Jumat (11/4/2025). Ayah melihat gelagat mencurigakan dari anaknya saat melihat pelaku.  

PROHABA.CO - Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto Kota, Jawa Timur, menangkap seorang dukun cabul yang diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur yang masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Pelaku bernama Elyas Yasak (50), yang akrab disapa Pak De, ditangkap pada Jumat (25/4/2025).

Penangkapan dukun desa asal Kecamatan Kemlagi tersebut berawal dari laporan keluarga korban ke Polres Mojokerto Kota.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku melakukan aksi bejatnya dengan modus mengajak korban untuk melakukan ritual doa.

Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan perbuatan cabul tersebut kepada orang tuanya.

Elyas Yasak kemudian ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

Iptu Yuda Yulianto, KBO Sat Reskrim Polres Mojokerto Kota, menjelaskan bahwa pelaku dan korban tinggal di desa yang sama di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

"Tersangka (EY) sudah kami tahan, dan kini masih dalam proses penyidikan," ungkapnya.

Baca juga: Tak Kapok Jadi Tersangka dan Siap Ditahan, Nikita Mirzani Tantang Reza Gladys Utus Dukun

Berdasarkan pemeriksaan, Elyas Yasak mengelabui korban dengan mengajaknya ritual doa di kamar, lalu mencabulinya.

"Pelaku ini berpura-pura sebagai guru spiritual, mengajak korban ke kamar, lalu melakukan hubungan layaknya suami-istri," tegas Yuda.

Selain satu korban yang sudah melapor, dua laporan lain sedang diverifikasi.

Polisi menduga ada lebih banyak korban.

Ayah korban, TB (32), mengungkapkan bahwa Elyas sudah berulang kali mengajak anaknya "jemaah doa" dengan alasan mendoakan nenek yang sudah meninggal dan memohon kebaikan masa depan korban.

"Setiap diajak ke kamar, selalu terjadi pencabulan.

Anak saya diancam, jadi selama ini bungkam," kata TB.

Baca juga: Warga Pante Baro Bireuen Hanyut Terseret Arus Krueng Juli Ditemukan Meninggal, Jasad Terlilit Tali

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved