Liga Champions
PSG Panen Rekor Usai Juara Liga Champions, Inter Milan Toreh 3 Noda Hitam hingga Lebihi Tragedi 1962
Pertandingan final Liga Champions 2024/2025 pada Minggu (1/6/2025) dini hari WIB menjadi momen bersejarah yang tak terlupakan bagi PSG.
Kemenangan tersebut bukan hanya jadi trofi Eropa pertama bagi PSG, tapi mereka juga menghasilkan sejumlah rekor monumental yang akan dikenang sepanjang masa.
PROHABA.CO – Pertandingan final Liga Champions 2024/2025 pada Minggu (1/6/2025) dini hari WIB menjadi momen bersejarah yang tak terlupakan bagi klub asal Prancis, Paris Saint Germain atau PSG.
Pasalnya, tim berjulukan Les Parisiens mendapatkan trofi pertama di Liga Champions usai menghancurkan asal wakil Italia, Inter Milan, dengan skor telak 5-0 dalam babak final yang berlangsung di Allianz Arena, Muenchen, Jerman.
Keberhasilan itu juga menjadikan PSG sebagai tim pertama asal Prancis yang meraih treble winners atau berhasil menjuarai tiga turnamen sekaligus dalam satu musim.
Kemenangan atas Inter Milan itu menghasilkan trofi ketiga bagi PSG di musim ini.
Seperti diketahui, PSG asuhan Luis Enrique itu sebelumnya menjadi juara Ligue 1 dan Piala Prancis atau Cope de France 2024/2025.
Kemenangan tersebut bukan hanya jadi trofi Eropa pertama bagi PSG, tapi mereka juga menghasilkan sejumlah rekor monumental yang akan dikenang sepanjang masa.
Sejak diakuisisi investor asal Qatar, PSG sudah mengincar Liga Champions sebagai mahkota utama proyek megabintang mereka.
Setelah gagal di final 2020, mereka akhirnya meraih gelar itu pada musim ini dengan cara yang luar biasa yakni membantai Inter Milan dengan skor terbesar dalam sejarah final kompetisi ini.
Dikutip dari Tribunnews.com, hasil final Liga Champions 2024/2025 ini memang menunjukkan dominasi mutlak PSG atas Inter Milan.
PSG membuat lima gol lewat empat pemain mereka, dimulai oleh Achraf Hakimmi pada menit Ke-12, lalu Desire Doue pada menit 20 dan 63, Khvicha Kvaratskhelia menit 70, serta Senny Mayulu pada menit Ke-86.
Keunggulan PSG di laga ini sangat terlihat jelas.
Les Parisiens menguasai 59 persen ball possesion dan mencatatkan 23 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran.
Sementara il Biscone (Si Ular Besar)--julukan Inter Milan--besutan Simone Inzaghi hanya menguasai 40 persen ball possesion, serta melepaskan delapan tembakan dan cuma dua yang tepat sasaran.
Sebaliknya, bagi Inter Milan, kekalahan dari PSG dalam final Liga Champions ini memastikan mereka mengakhiri musim 2024-2025 dengan tanpa gelar.
PSG
Paris Saint-Germain
Les Parisiens
Prancis
Treble Winners
Ligue 1
Piala Prancis
Cope de France
Rekor
Kemenangan Terbesar
Liga Champions
Luis Enrique
Inter Milan
Si Ular Besar
Simone Inzaghi
noda hitam
Allianz Arena
Liga Champions 2024-2025
Prohaba.co
| Mbappé Meledak dengan Quattrick, Persaingan Top Skor Liga Champions Berubah Drastis |
|
|---|
| Real Madrid Bidik Kemenangan Tandang Pertama atas Olympiacos di Liga Champions |
|
|---|
| Jadwal Liga Champions Malam Ini: Duel Sengit Chelsea vs Barcelona dan City Hadapi Bayer Leverkusen |
|
|---|
| Jadwal Liga Champions Matchday 4: Tiga Big Match Panas, Liverpool vs Madrid Jadi Sajian Utama |
|
|---|
| Mbappe Samai Rekor Muller, Ini 10 Pencetak Gol Terbanyak Liga Champions |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/PSG-Angka-Trofi-Liga-Champions.jpg)