Idul Adha
Hati dan Jeroan Sapi Mengandung Cacing, Dimusnahkan dan Disiram Cairan Kimia
Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) membongkar fakta soal temuan bagian dari hewan kurban yang tidak layak dikonsumsi.
PROHABA.CO, JAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) menemukan cacing pada bagian dari hewan kurban yang tidak layak dikonsumsi.
Bagian hewan kurban berupa jeroan dan hati sapi tersebut terpaksa dimusnahkan karena mengandung cacing.
Teranyar temuan itu terjadi di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Timur.
Baca juga: 17 Meter Cacing Pita Dikeluarkan Dokter dari Anus Pria Thailand, Gegara Makan Daging Mentah
Baca juga: Aturan PPKM Darurat Selama Pelaksanaan Qurban, Penyelenggaraan Malam Takbir & Shalat Idul Adha 2021
Baca juga: Kurban 15 Ekor Sapi, Nagita Slavina Bingung PPKM Berlaku Sampai Idul Adha
Mengandung Cacing Hati, Puluhan Kilogram Jeroan Hewan Kurban di Jakarta Pusat Dimusnahkan
Pihak Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat telah memusnahkan 22 kilogram jeroan hewan kurban Iduladha 2021.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Penty Yunesi, mengatakan 22 kilogram jeroan hewan kurban ini mengandung cacing hati.
"Tentu cacing hati ini tidak layak jika dikonsumsi," kata Penty, sapaannya, saat dikonfirmasi, Rabu (21/7/2021).
"Kami langsung musnahkan pada lebaran Iduladha, kemarin. Kami melakukan ini agar tidak terjadi hal yang berbahaya bagi masyarakat," lanjutnya.
Pemusnahan dengan cairan kimia lalu jeroan dikubur
Dia menjelaskan, pemusnahan 22 kilogram jeroan hewan kurban ini menggunakan cairan kimia yang telah disiapkan.
"Setelah itu kami kubur (jeroannya) ke tempat yang sudah disiapkan," ucap dia.
Periksa 1.552 Hewan Kurban
Diketahui, Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat telah memeriksa 1.552 hewan kurban yang layak disembelih pada lebaran Iduladha, Selasa (20/7/2021) kemarin.
"Sebanyak 1.552 hewan kurban yang layak disembelih terdiri dari dua kerbau, 1.119 kambing, 57 domba, dan 364 sapi," jelas dia.
Hingga hari ini, Penty mengatakan pihaknya masih memeriksa sejumlah hewan kurban perihal layak dikonsumsi atau tidak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/cbkdjbk.jpg)