Bencana Bajir
Bener Meriah Terisolir, Bupati Tagore Mohon Bantuan Segera Masuk Lewat Udara
Hari ke tiga musibah bencana hidrometeorologi yang menimpa Bener Meriah tercatat belum ada bantuan masuk baik
REDELONG, PROHABA.CO - Hari ke tiga musibah bencana hidrometeorologi yang menimpa Bener Meriah tercatat belum ada bantuan masuk baik dari Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Pusat.
Demikian disampaikan Bupati Bener Meriah melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bener Meriah, Ilham Abdi, SSTP, MAP, Jumat (28/11/2025).
Ia menjelaskan sampai hari Jumat, 28 November siang, akses keluar masuk Bener Meriah masih putus.
Seluruh jalur antar kabupaten, baik jalan propinsi maupun jalan nasional terputus.
Untuk dalam Kabupaten Bener Meriah sendiri, dari 10 kecamatan, hanya 3 kecamatan yang bisa terhubung yaitu Kecamatan Bukit, Bandar dan Wih Pesam.
"Untuk 7 kecamatan masih putus tetapi dari 7 ini 3 kecamatan sudah masuk bantuan yaitu Timang Gajah, Bener Kelipah dan Permata. Sedangkan 4 kecamatan lagi sama sekali belum tersentuh bantuan. Apabila kita menunggu jalur normal ini akan memakan waktu, maka Bapak Bupati mengharapkan ada bantuan udara berupa helikopter dengan sasaran ke 4 kecamatan yang belum tersentuh bantuan. Disamping itu juga kita butuh bantuan alat berat agar penanganan bisa lebih cepat" jelas ilham.
Sementara untuk stok logistik, ilham menjelaskan juga semakin menipis, terutama beras, kebutuhan pokok, BBM, dan air bersih.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sampai dengan Kamis (27/11/2025) malam, di Kabupaten Bener Meriah tercatat 11 korban jiwa dan 13 korban masih dinyatakan hilang. Data tersebut masih akan terus diperbaharui seiring dengan pemulihan akses jalan. (*)
| Kerja Senyap Berbuah Prestasi, Ridwan Salihin Jadi Best Employee PT MPG |
|
|---|
| SENARA Magazine Bawa Tim Mahasiswa USK Raih Silver dan Best Idea di Ajang Nasional |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Aceh Utara, Pengendara Honda CRF Tewas Tertabrak Truk, Satu Luka Berat |
|
|---|
| Tingkatkan Daya Saing Global, USK Kirim Mahasiswa ke UKM Malaysia |
|
|---|
| Kepala BPSDM Aceh dan Dua Pejabat Lain Ditahan, Diduga Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/benermeriah2811251.jpg)