Senin, 25 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Sumur Bor Semburkan Gas dan Api di Aceh Utara, Puluhan Warga Masih Mengungsi

Sebanyak 80 jiwa warga Desa Blang Reubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, hingga Sabtu (23/5/2026) masih bertahan di lokasi pengungsian

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO
SEMBURAN GAS DAN API - Lokasi sumur mengeluarkan gas dan api di Desa Blang Reubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (22/6/2026). Akibatnya, sebanyak 80 jiwa warga Desa Blang Reubek, hingga Sabtu (23/5/2026) masih bertahan di lokasi pengungsian setelah sebuah sumur bor di desa tersebut mengeluarkan semburan gas bercampur api yang memicu kepanikan masyarakat.(KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO) 

Ringkasan Berita:
  • Sumur bor di Desa Blang Reubek, Aceh Utara, mengeluarkan semburan gas dan api hingga membuat warga panik.
  • Sebanyak 80 jiwa dari 20 rumah mengungsi karena khawatir terjadi ledakan susulan.
  • Polisi memasang garis pengaman dan masih menyelidiki penyebab munculnya semburan gas tersebut.

 

PROHABA.CO, ACEH UTARA - Sebanyak 80 jiwa warga Desa Blang Reubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, hingga Sabtu (23/5/2026) masih bertahan di lokasi pengungsian setelah sebuah sumur bor di desa tersebut mengeluarkan semburan gas bercampur api yang memicu kepanikan masyarakat.

Peristiwa itu berdampak terhadap sedikitnya 20 rumah dengan sekitar 80 jiwa masih berada di sekitar lokasi kejadian.

Demi alasan keselamatan, warga memilih meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu guna menghindari risiko ledakan susulan dari sumur yang mengeluarkan gas tersebut.

Meski demikian, sebagian warga dilaporkan mulai kembali ke rumah masing-masing pada Sabtu sore setelah kondisi di lokasi dinilai lebih terkendali.

Namun, sejumlah keluarga lainnya masih memilih bertahan di tempat pengungsian karena khawatir kondisi sumur belum benar-benar aman.

Keuchik Desa Blang Reubek, Zulkarnaini, mengatakan para warga yang mengungsi saat ini tersebar di sejumlah lokasi, terutama di rumah kerabat mereka di luar desa.

“Ada yang mengungsi ke rumah familinya di Kecamatan Tanah Luas, Syamtalira Aron, dan juga ada di kawasan Lhoksukon, tetapi bukan di Desa Blang Reubek,” ujar Zulkarnaini dikutip Serambinews.com, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Zulkarnaini, sumur tersebut awalnya dibor untuk memenuhi kebutuhan air bagi areal persawahan masyarakat serta sebagai sumber air bersih bagi warga desa.

Namun, saat proses pengeboran berlangsung, tiba-tiba muncul semburan gas bercampur lumpur dari dalam tanah.

Baca juga: Ibu dan Anak Ditemukan Meninggal di Rumah, Warga Sunggal Deli Serdang Geger

Tak lama kemudian, semburan tersebut memicu kobaran api yang cukup besar sehingga membuat warga panik.

Warga yang tinggal di sekitar lokasi langsung berhamburan keluar rumah dan memilih mengungsi demi menghindari kemungkinan terjadinya ledakan lebih besar.

“Masih ada yang mengungsi untuk sementara waktu.

Mereka khawatir akan ada ledakan susulan dari sumur itu,” katanya.

Meski menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved