Selasa, 14 April 2026

Kabinet Merah Putih

Menteri Bahlil Lahadalia Keberatan Kinerjanya Disorot dan Dikritik Netizen

kinerja menteri tidak ditentukan oleh opini publik atau arus perbincangan di media sosial.

Editor: Misran Asri
DOK SEKRETARIAT PRESIDEN
KEBERATAN DISOROT NETIZEN - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memberikan sambutan pada peresmian 37 fasilitas kelistrikan di 18 provinsi yang digelar secara hybrid dari Kompleks PLTA Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (20/1/2025). Bahlil Lahadalia keberatan kinerjanya sebagai menteri di sektor energi dan sumberdaya mineral jadi sorotan dan kritikan netizen di media sosial. 

Kinerja menteri tidak ditentukan oleh opini publik atau arus perbincangan di media sosial

PROHABA.CO, JAKARTA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan rasa keberatan atas kinerjanya sebagai menteri di sektor energi dan sumberdaya mineral jadi sorotan dan kritikan netizen di media sosial.

Menteri Bahlil menegaskan, hanya Presiden Prabowo Subianto yang berhak menilai kinerja dirinya sebagai menteri kabinet. 

Dia menegaskan, kinerja menteri tidak ditentukan oleh opini publik atau arus perbincangan di media sosial.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil kepada awak media menanggapi ramainya komentar dan meme yang menyinggung dirinya, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

“Menyangkut dengan apa yang kami kerjakan, pasti yang berhak menilai menteri itu adalah presiden. Itu hak prerogatif presiden,” ujarnya.

Bahlil yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, kementeriannya bekerja sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan tetap fokus mencapai target-target strategis negara.

Baca juga: Bahlil Lahadalia Masuk 10 Menteri Berkinerja Buruk, Golkar Sebut Survei Tak Objektif, Ini Alasannya 

Baca juga: Ada 46 Kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran, 18 di Antaranya Pecahan dari 8 Kementerian Saat Ini

“Saya bukan berarti ingin mengatakan gimana gitu ya, teman-teman media kan bisa cek. KPI pendapatan PNBP kita di 2025 on the track, bahkan mencapai target APBN."

"Lifting kita sekarang sudah di atas APBN. Hilirisasi berjalan dengan baik. 

Listrik desa berjalan dengan baik. Sumur-sumur rakyat kita berikan dengan baik,” jelasnya.

Bahlil menambahkan, pemerintah juga terus memperluas akses izin usaha pertambangan bagi koperasi dan UMKM, sesuai amanat konstitusi.

“Untuk keadilan dalam rangka implementasi Pasal 33, agar kekayaan negara semua dilakukan secara merata, IUP-IUP koperasi, IUP-IUP UMKM telah dimediasi lewat perubahan undang-undang,” ujarnya.

Ia menilai, kritik publik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun kebijakan negara harus dijalankan berdasarkan prinsip kedaulatan, bukan tekanan opini.

“Apapun, kita akan pertaruhkan tentang kedaulatan negara. Karena bagi saya, menteri itu adalah pejabat negara, pembantu presiden," ujarnya.

Baca juga: Berikut Daftar 107 Calon Menteri dan Wamen Kabinet Prabowo-Gibran, Besok Dikumpulkan di Hambalang

"Kalau apa yang sudah diarahkan oleh presiden untuk menjaga marwah negara, untuk menjalankan KPI, menjalankan kedaulatan, saya sering mengatakan, dengan segala hormat, jangankan sejengkal, jangankan selangkah, sejengkal pun saya nggak akan pernah mundur,” pungkas Bahlil Lahadalia.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bahlil Keberatan Kinerjanya Disorot Netizen, Yang Berhak Menilai Presiden!, https://www.tribunnews.com/bisnis/7746197/bahlil-keberatan-kinerjanya-disorot-netizen-yang-berhak-menilai-presiden

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved