Kamis, 7 Mei 2026

Banjir Jakarta

Tiga Warga Cilincing Meninggal Tersetrum Saat Banjir Jakarta

Pasangan suami istri (pasutri) dan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di kawasan Cilincing, Jakarta Utara tewas tersengat aliran listrik

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Tribunnews.com/TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino/
MENINGGAL TERSETRUM - Kamar rumah di RT 11 RW 08 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026) yang menjadi lokasi meninggalnya seorang ibu rumah tangga akibat tersetrum saat merapikan rumahnya yang kebanjiran (Tribunnews.com/TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino/) 

Ringkasan Berita:
  • Tiga korban tewas akibat tersetrum listrik saat banjir melanda Cilincing, Jakarta Utara (IRT di Kalibaru dan pasutri di Semper Barat).
  • Penyebab utama diduga korsleting peralatan elektronik yang terendam air, seperti kulkas dengan kabel terkelupas.
  • Polisi mengimbau warga untuk memutus aliran listrik dan mencabut perangkat elektronik saat banjir guna mencegah tragedi serupa.

 

PROHABA.CO, JAKARTA - Pasangan suami istri (pasutri) dan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di kawasan Cilincing, Jakarta Utara tewas tersengat aliran listrik saat banjir Jakarta menerjang.

Ketiga korban tewas akibat kesetrum listrik yang berasal dari alat elektronik yang terendam banjir. 

Peristiwa tragis tersebut mengenai tiga orang meninggal akibat tersetrum listrik saat banjir melanda Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (12/1/2026), kembali membuka mata masyarakat tentang betapa besar bahaya listrik ketika air menggenangi permukiman. 

Kejadian yang menelan korban jiwa seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Kalibaru serta pasangan suami istri di Kelurahan Semper Barat.

Korban pertama, Maya Saputri (43), ditemukan tak bernyawa di rumahnya yang terendam banjir di RT 11 RW 08 Kelurahan Kalibaru.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut keterangan kakak iparnya, Nawawi, Maya sempat membersihkan rumah seperti biasa meski air sudah masuk ke dalam.

Namun, saat dipanggil keluarga, ia tidak merespons.

Baca juga: Warga Aceh Utara Meninggal Tersengat Listrik Saat Selamatkan Ayam di Tengah Banjir

Ketika diperiksa, tubuhnya sudah tergeletak di air dan mengeluarkan sengatan listrik.

Upaya menolong pun sempat membuat anggota keluarga lain ikut tersetrum.

Setelah listrik diputus, barulah jasad Maya bisa diangkat, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Kondisi banjir yang memutus akses jalan membuat evakuasi korban hanya bisa dilakukan ke masjid terdekat.

Tak lama berselang, tragedi serupa menimpa pasangan suami istri, Hadi Warno (54) dan Naning Juniarty (49), warga Semper Barat.

Keduanya ditemukan mengambang di ruang tengah rumah oleh anak mereka sepulang sekolah sekitar pukul 10.30 WIB.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved