Rabu, 22 April 2026

Berita Kriminal

Duel Maut di Pulau Kodingareng Makassar, Perselisihan Anak Berujung Tewasnya Seorang Ayah

Perselisihan gara-gara cekcol antar anak berujung duel maut orangtua, menewaskan seorang pria berinisial MA (37) pada Senin (20/4/2026)

Editor: Muliadi Gani
Tribun-Timur.com/Muslimin Emba
DUEL MAUT - Jasad MI (37) tiba di dermaga Pelabuhan Paotere Makassar. MI tewas saat duel dengan I di Pulau Kodingareng, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (21/4/2026) dini hari. Duel Maut di Pulau Kodingareng Makassar, Perselisihan Anak Berujung Tewasnya Seorang Ayah (Tribun-Timur.com/Muslimin Emba)  

Ringkasan Berita:
  • Cekcok antara anak korban dan anak pelaku memicu duel orangtua di Pulau Kodingareng, Makassar, menewaskan pria berinisial MA (37).
  • Korban dan pelaku berinisial I (40) terlibat adu mulut hingga berkelahi, lalu korban ditikam di bagian perut hingga meninggal dunia.
  • Pelaku menyerahkan diri ke Polres Pelabuhan Makassar, polisi amankan barang bukti, dan pelaku dijerat pasal penganiayaan dengan ancaman minimal 7 tahun penjara.

 

PROHABA.CO, MAKASSAR – Peristiwa tragis terjadi di Pulau Kodingareng, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Perselisihan gara-gara cekcol antar anak berujung duel maut orangtua, menewaskan seorang pria berinisial MA (37) pada Senin (20/4/2026) malam.

Dalam rekaman video yang beredar, korban terlihat tergeletak di jalan setapak dengan kondisi berlumuran darah.

Beberapa warga, terutama perempuan, tampak histeris menyaksikan kejadian tersebut.

Korban mengalami luka parah di bagian perut akibat tusukan benda tajam, diduga pisau.

Baca juga: Remaja di Bengkalis Tega Bacok Ayah Kandung hingga Tewas, Berawal Lihat Ibunya Cekcok

Kronologi Kejadian

Kanit Pidum Polres Pelabuhan Makassar, Ipda Dewa Yudha, menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari perselisihan antara anak korban dan anak pelaku.

"Jadi awal mulanya itu ada perselisihan anak korban dan anak pelaku yang sebelumnya bermasalah," kata Ipda Dewa Yudha.

Mendapat aduan dari anaknya, korban mendatangi pelaku berinisial I (40), yang juga seorang nelayan. 

Adu mulut pun terjadi hingga keduanya tersulut emosi dan berujung adu fisik.

“Terjadi perselisihan antar orangtua, kemudian berkelahi, dan berujung penikaman.

Korban MA meninggal dunia akibat luka di bagian perut,” jelas Dewa Yudha.

"Kemudian terjadi penikaman yang di mana korban ini berinisial M-A usia 37 tahun. Pelaku berinisial I, yang berusia 40 tahun," sambungnya.

Terduga pelaku berinisial I, yang juga nelayan, kini telah diamankan polisi.

Ia disebut menyerahkan diri seusai melihat MA tersungkur berlumuran darah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved