Rabu, 27 Mei 2026

Keracunan Asap Genset

Empat Orang Tewas Setelah Pemadaman Lampu Dua Hari Lalu di Sumatera

Empat pegawai toko aksesoris ponsel ditemukan dalam kondisi tak berdaya di dalam kamar tempat mereka beristirahat

Tayang:
Editor: Misran Asri
PROHABA/MISRAN ASRI
BELAJAR DALAM GELAP - Ilustrasi - Seorang anak di Banda Aceh sedang belajar dengan dibantu lampu penerang saat pemadaman listrik melanda Sumatera, Jumat (22/5/2026) 

Empat pegawai toko aksesoris ponsel ditemukan dalam kondisi tak berdaya di dalam kamar tempat mereka beristirahat

PROHABA.CO, MEDAN - Empat warga meninggal dunia setelah peristiwa pemadaman listrik yang melanda wilayah Sumatera, Jumat (22/5/2026) malam.

Empat warga yang dilaporkan meninggal dunia itu diduga keracunan asap genset.

Diketahui sedikitnya tujuh warga menjadi korban dalam dua insiden berbeda di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). 

Dari total korban tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya menjalani perawatan medis di rumah sakit. 

Empat pegawai toko di Sumatera Utara

Insiden pertama terjadi di Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu (23/5/2026) pagi. 

Empat pegawai toko aksesoris ponsel ditemukan dalam kondisi tak berdaya di dalam kamar tempat mereka beristirahat. 

Kejadian bermula ketika pemilik toko mencoba menghubungi para pegawainya, tetapi panggilan telepon tidak mendapat respons. 

Karena khawatir, pemilik toko meminta pengawas untuk mengecek kondisi mereka. 

Pada saat pintu kamar didobrak bersama warga, para korban ditemukan tergeletak di dalam ruangan. 

Baca juga: Pemadaman Listrik Terjadi di Seluruh Sumatera, Bukan Hanya di Aceh  

"Pengawas toko dibantu warga mendobrak pintu dan menemukan para korban sudah tergeletak di dalam kamar," kata Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, dikutip dari TribunMedan. 

Para korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. 

Namun dua orang bernama Adila dan Rahma dinyatakan meninggal dunia. 

Sementara dua korban lainnya, yakni Dwi dan Riana, masih menjalani perawatan intensif. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved