Pegadaian Championship
PSMS Medan Coret Vivi Asrizal, Perombakan Skuat Berlanjut di Paruh Musim
Tim yang dikenal dengan julukan Ayam Kinantan itu resmi melepas salah satu pemainnya, Vivi Asrizal, yang sebelumnya menjadi bagian penting
Ringkasan Berita:
- PSMS Medan resmi melepas Vivi Asrizal, menjadikannya pemain keempat yang dicoret pada bursa transfer paruh musim.
- Alasan pencoretan karena kondisi fisik Vivi yang baru pulih dari cedera panjang, sehingga belum siap tampil.
- Skuat sektor sayap sudah cukup berlapis, sehingga manajemen memilih mengakhiri kontrak dan fokus mencari pemain sesuai kebutuhan tim.
PROHABA.CO, MEDAN - PSMS Medan kembali melakukan langkah strategis dalam perombakan skuat jelang lanjutan kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Tim yang dikenal dengan julukan Ayam Kinantan itu resmi melepas salah satu pemainnya, Vivi Asrizal, yang sebelumnya menjadi bagian penting dalam lini serang.
Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui akun Instagram klub pada Selasa (13/1/2026), dengan ucapan terima kasih serta doa terbaik untuk kelanjutan karier sang pemain asal Aceh tersebut.
Unggahan tersebut menegaskan bahwa manajemen menghargai kontribusi Vivi selama membela PSMS Medan.
“Thank you Vivi Asrizal. See you again and comeback stronger,” tulis manajemen dalam pernyataan singkatnya.
Dengan dilepasnya Vivi, ia menjadi pemain keempat yang harus angkat kaki dari tim pada bursa transfer paruh musim ini.
Sebelumnya, Manajemen Ayam Kinantan juga telah mencoret tiga nama lain, yaitu Ghozali, Kardinata Tarigan, dan Ade Jantra.
Presiden Direktur PSMS Medan, Fendi Jonathan, menjelaskan bahwa keputusan ini tidak diambil secara sembarangan.
Menurutnya, kondisi fisik Vivi yang baru pulih dari cedera panjang menjadi pertimbangan utama.
Baca juga: Persiraja Akhiri Rekor Positif di Kandang PSMS Medan, Takluk 0 -1
Baca juga: Persiraja Banda Aceh Resmi Berpisah dengan Miftahul Hamdi
Sejak Agustus 2025, Vivi belum pernah tampil karena cedera, dan baru benar-benar pulih pada Desember.
Meski sudah sembuh, proses pemulihan fisik serta adaptasi permainan tetap membutuhkan waktu.
Hal ini membuat manajemen merasa perlu mengambil langkah cepat, mengingat tim sedang berjuang memperbaiki posisi di klasemen.
“Kita butuh pemain yang siap bermain sekarang.
Sementara proses pemulihan dan pengembalian performa itu butuh waktu, sedangkan target kita adalah poin,” tegas Fendi.
| Persiraja Diterpa Badai Cidera Jelang Laga Krusial Kontra Sumsel United |
|
|---|
| Gol Dramatis Juan Mera Selamatkan Persiraja dari Kekalahan, Lantak Laju Ditahan Imbang PSPS 1-1 |
|
|---|
| Laga Sengit di Lampineung: Persiraja vs PSPS Pekanbaru Jadi Penentu Nasib di Klasemen |
|
|---|
| Menang 4-2 atas PSPS, Persiraja Akhiri Putaran Kedua Championship di Posisi 5 dengan 27 Poin |
|
|---|
| Skor Kacamata di Tegal, Persiraja Banda Aceh Gagal Menang Usai Gol Dianulir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Vivi-Asrizal-03.jpg)