Diskotik Barcelona Ditutup
Pemkab Deliserdang akhirnya menghentikan operasional Diskotik
Editor:
Hasyim
* Bersebelahan dengan Masjid dan Sekolah
MEDAN - Pemkab Deliserdang akhirnya menghentikan operasional Diskotik dan Karaoke Barcelona di Jalan Williem Iskandar, Percut Seituan, Deliserdang, Selasa (17/6). Tempat hiburan malam yang berdiri bersebelahan dengan MAN 1 Medan dan sebuah masjid ini sebelumnya kerap diprotes warga.
Penghentian operasional diskotik ini dilakukan dengan membacakan keputusan Bupati Deliserdang melalui Kepala Dinas Pariwisata Deliserdang, Ahmad Rifai. Keputusan itu menurutnya dihasilkan melalui pembahasan panjang dan dalam hal ini menurut Rifai Pemkab Deliserdang lebih cenderung mendengarkan aspirasi warga.
Sebelum keputusan penutupan dilakukan, manajemen Barcelona tengah mengajukan surat izin perpanjangan operasional. Namun demi menciptakan situasi kondusif menjelang Ramadhan, Pemkab Deliserdang akhirnya tidak memberikan izin baru. “Izinnya sudah habis. Jadi diputuskan tidak dikeluarkan izin baru. Ini sesuai dengan harapan warga,” kata Rifai.
Berdasarkan Peraturan Bupati Deliserdang Nomor 1018 Bab III Pasal II Ayat 4, tempat hiburan harus jauh dari sarana ibadah dan pendidikan. Nyatanya Barcelona yang sudah lebih dua tahun beroperasi berada persis di sebelah MAN 1 Medan dan berhadapan dengan sebuah masjid. Kondisi ini sempat membuat FPI berulang kali berunjuk rasa. “Letaknya juga menjadi pertimbangan dalam keputusan ini,” tandasnya.
Seusai membacakan keputusan bupati, Satpol PP kemudian memasang spanduk berukuran besar di atas pintu masuk yang menyatakan diskotik itu sudah ditutup. Dalam penertiban ini Pemkab Deliserdang mengerahkan aparat keamanan dalam jumlah besar yang meliputi Satpol PP, polisi hingga TNI. Beruntung hingga penertiban berakhir tidak ada gangguan dari kelompok pendukung diskotik melakukan perlawanan.(mad)