Jumat, 29 Mei 2026

Berita Medan

Pasutri di Asahan Nekat Curi Motor dan Handphone dengan Modus Cari Kontrakan

Pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, nekat melakukan aksi pencurian dengan modus berpura-pura mencari rumah kontrakan.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PELAKU PENIPUAN - Tampang pasutri larikan dua motor dan dua handphone serta uang Rp 700 ribu milik korban. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Kedai Ledang, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Senin (22/12/2025), dan membuat seorang pria paruh baya bernama Serianto menjadi korban. 

Ringkasan Berita:
  • Pasutri di Asahan mencuri dengan modus berpura-pura mencari rumah kontrakan sambil membawa anak balita.
  • Korban kehilangan dua sepeda motor, dua handphone, dan uang tunai Rp700 ribu akibat diperdaya.
  • Kasus sudah dilaporkan ke Polres Asahan, masyarakat diimbau waspada terhadap modus penipuan yang memanfaatkan rasa iba.

 

PROHABA.CO -  Pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, nekat melakukan aksi pencurian dengan modus berpura-pura mencari rumah kontrakan.

Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Kedai Ledang, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Senin (22/12/2025), dan membuat seorang pria paruh baya bernama Serianto menjadi korban.

Yang mengejutkan, pasangan tersebut membawa serta anak balita mereka saat melancarkan aksinya.

Kehadiran anak kecil itu membuat korban merasa iba dan percaya bahwa keluarga tersebut benar-benar membutuhkan bantuan.

Pelaku mengaku baru dipindah tugaskan dari Surabaya untuk bekerja di salah satu bank plat merah, sehingga harus mencari tempat tinggal di Asahan.

Korban yang merasa kasihan kemudian membantu mencarikan rumah kontrakan di dekat kediamannya.

"Awalnya, anak saya kerja di salah satu hotel, mereka sudah menginap selama empat hari.

Disana, dibilangnya kalau mereka mau mencari rumah sewa, kalau dihotel sayang karena terlalu mahal.

Akhirnya, anak saya ini menghubungi saya, dan kebetulan ada didekat rumah," kata korban Serianto, Kamis (25/12/2025).

Bahkan, pasangan itu sempat bernegosiasi dengan pemilik rumah dan menyetujui harga sewa rumah. 

Untuk lebih meyakinkan, mereka datang kembali ke rumah korban, ikut berbelanja kebutuhan harian bersama keluarga, dan memasak makanan di rumah kontrakan.

Baca juga: Polres Abdya Tangkap PNS Terlibat Penipuan Modus Lulus Akpol, Korban Rugi Rp600 Juta

Baca juga: Sebulan Pascabanjir Aceh Utara, Jaringan Telekomunikasi Belum Pulih di 12 Kecamatan

Semua itu dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya dari korban.

Namun, niat baik korban justru dimanfaatkan.

Suami pelaku meminjam sepeda motor dengan alasan mengambil uang di ATM.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved