Pelaku Mesum di WC Akhirnya Dinikahkan
Pihak Wilayatul Hisbah (WH) dari Satpol PP/WH Nagan Raya akhirnya mengembalikan pasangan muda-mudi yang dipergoki
SUKA MAKMUE - Pihak Wilayatul Hisbah (WH) dari Satpol PP/WH Nagan
Raya akhirnya mengembalikan pasangan muda-mudi yang dipergoki sedang berduaan
di dalam water closet (WC) Alun-alun Suka Makmue, Nagan Raya, ke pihak
desa.
Pasangan muda itu
dikembalikan setelah perangkat desa dan keluarga dari kedua belah pihak meminta
kasus ini diselesaikan saja di tingkat desa, lalu keduanya akan dinikahkan
sesuai kesepakatan bersama.
Kepala Satuan Polisi Pamong
Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP & WH) Nagan Raya, Nila Kasma SH
kepada Serambi, Kamis (16/1/2020) mengatakan, pasangan yang
ditemukan berduaan di dalam WC itu sudah dikembalikan ke desa dan keluarga
masing-masing.
"Keluarga dan perangkat
desa minta kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Keluarga sepakat akan
menikahkan mereka," kata Nila.
Pihak Satpol PP dan WH Nagan
Raya, lanjut Nila, tetap memantau perjalanan kasus ini sampai sejoli itu
benar-benar menikah.
“WH juga akan terus
meningkatkan pengawasan penegakan syariat Islam di Nagan Raya,” ujar Nila.
Sebagaimana diberitakan
kemarin, petugas WH Nagan Raya mengamankan sepasang muda-mudi dalam sebuah WC
di kompleks Alun-alun Suka Makmue, Rabu (15/1/2020) siang.
Pasangan tersebut diduga
berbuat mesum (khalwat) sehingga diboyong ke Kantor Satpol PP/WH untuk proses
pemeriksaan lebih lanjut.
Penangkapan pasangan
nonmahram tersebut dilakukan oleh seorang petugas WH yang sedang patroli dan
mencurigai sepasang muda-mudi yang masuk ke WC Alun-alun Kompleks Suka
Makmue.
Sang prianya diperkirakan
berusia 19 tahun, berstatus mahasiswa, tercatat sebagai warga sebuah desa di
Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Sedangkan yang wanitanya berusia 18 tahun,
baru tamat SMA, tercatat sebagai warga sebuah desa di Kecamatan Suka Makmue,
Nagan Raya.
Keduanya diduga berbuat mesum di WC Alun-alun serta ditangkap dan dibawa ke Kantor Satpol PP/WH. Pada hari kejadian pihak WH langsung menghubungi keluarga masing-masing dan aparatur desa untuk menentukan langkah selanjutnya. Ending dari kasus ini ternyata disepakati bahwa kedua pelaku dikembalikan ke desa masing-masing dan orang tua mereka sepakat untuk menikahkan pasangan muda ini pada bulan ini. (riz)