Breaking News:

Oknum PNS dan Wanita Bersuami Tertangkap Mesum, Digerebek Berduaan dalam Mobil di Ulee Lheue

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Banda Aceh mengamankan pasangan mesum atau khalwat

Editor: bakri
IST
Penyidik Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh memintai keterangan AS (45), warga Sabang yang diciduk saat mesum dalam mobil dengan oknum PNS di kawasan Ulee Lheue, Banda Aceh. 

BANDA ACEH - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Banda Aceh mengamankan pasangan mesum atau khalwat saat melaksanakan patroli rutin. Pelanggar syariat Islam itu berinisial AG (48), oknum pegawai negeri sipil (PNS), warga Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Sedangkan pasangan wanitanya berinisial AS (45), seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Kota Sabang.

Mereka diciduk petugas Satpol PP dan WH di kawasan Pelabuhan Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh pada saat keduanya sedang terbuai asmara di dalam mobil jenis Toyota Avanza milik AG, Kamis (14/1/2021) lalu.

Plt Kasatpol PP dan WH, Heru Triwijanarko, SSTP, MSi mengatakan, AG dan pasangan wanitanya AS, sama-sama sudah menikah. Artinya, mereka sudah punya keluarga masing-masing. "Kalau AG, si prianya itu seorang PNS dan tinggal di Aceh Besar. Lalu, AS wanita yang menjadi pasangan selingkuhannya asal Sabang," kata Heru kepada Prohaba, Senin (18/1/2021).

Menurut Plt Kasatpol PP dan WH, pasangan tanpa ikatan nikah yang ditangkap pada Kamis lalu itu, diduga telah melakukan pelanggaran syariat Islam dengan berduaan dalam mobil. Usai ditangkap dan diamankan di Kantor Satpol PP dan WH Banda Aceh, keesokan harinya atau pada Jumat (15/1/2021) siang, pasangan selingkuh itu langsung dititipkan penahanannya ke Kantor Satpol PP dan WH Provinsi Aceh.

Sementara itu, Kabid Penegakan Syariat Islam, Safriadi SSosI menceritakan, kronologis penangkapan pasangan selingkuh tersebut. Penangkapan itu, beber Safriadi, berawal dari kecurigaan petugas patroli sekitar pukul 15.15 WIB, yang melihat mobil Avanza milik AG berada di jalan menuju Pelabuhan Ulee Lheue.

Pasalnya, pada jam-jam tersebut, kawasan Ulee Lheue belum begitu ramai serta mobil Avanza milik oknum PNS itu sudah parkir di lokasi itu beberapa saat. Karena curiga, petugas Satpol PP dan WH mendekati mobil tersebut dan menggedor pintu sambil meminta pasangan yang ada di dalam mobil tersebut untuk membukanya.

Kecurigaan petugas semakin kuat ketika pintu mobil lama sekali dibuka dan saat pintu mobil tersebut dibuka, baju yang dikenakan pasangan khalwat itu pun dalam kondisi tak beraturan.

"Keduanya langsung dibawa oleh petugas ke kantor. Setelah melalui proses pemeriksaan, keduanya mengaku telah melakukan hal-hal yang bertentangan dengan syariat," ujar Safriadi didampingi Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP dan WH Banda Aceh, Zakwan SHI.

Pasangan AG dan AS dipersalahkan melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat Pasal 23 ayat 1 Jo Pasal 25 ayat 1. Dari hasil pemeriksaan terhadap pelanggar tersebut dan saksi-saksi, papar Safriadi, keduanya jelas-jelas sudah melanggar Qanun Jinayat.

"Saat ini, keduanya sudah ditahan di sel Satpol PP dan WH Provinsi Aceh selama 20 hari ke depan, untuk proses hukum lebih lanjut," pungkas Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Safriadi SsosI.(mir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved