Kamis, 28 Mei 2026

Berhubungan Intim di Tengah Jalan, Satu Pasangan Tergancet 

Sepasang insan berlainan jenis nekat melakukan perbuatan intim di tengah jalan, sehingga video yang berisini rekaman ulah mereka viral di media ..

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
TRIBUN MEDAN/HO
Dua sejoli berpelukan di tengah Jalan Protokol Kabupaten Batubara, akibat perbuatan keduanya mengakibatkan pengguna jalan berhenti yang mengakibatkan macet . 

PROHABA, BATUBARA - Sepasang insan berlainan jenis nekat melakukan perbuatan intim di tengah jalan, sehingga video yang berisini rekaman ulah mereka viral di media sosial.

Dalam video tersebut, aksi kedua sejoli ini membuat masyarakat dan pengguna jalan geger.

Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu (27/1/2021) malam.

Ruas jalan tersebut sempat macet, karena banyak pengguna jalan yang sibuk memvideokan adegan yang kabarnya berakhir dengan “gancet” tersebut.

Serasa dunia milik berdua, kedua sejoli ini asik berpelukan mesra tanpa menghiraukan orang lain yang merekamnya.

Dari video yang diunggah di salah satu grup Facebook itu, dijelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di Jalan Merdeka, Kecamatan Tanjungtiram, Kabupaten Batu Bara.

Dalam komentar video tersebut, banyak netizen yang menyangkan aksi masyarakat yang membiarkan keduanya melakukan hal tak senonoh di tengah jalan.

“Bukannya dilarang, malah divideokan. Dasar netizen,” ujar seorang pengguna Facebook.

Baca juga: Ditolak Berhubungan Intim, Pria Singkil Bunuh Istri

Komentar lain, mengatakan bahwa keduanya sudah gancet dan tidak bisa dilepas.

“Ado ado ajo jaman sekarang ni tidak bisa lopas begempet-gempet uang gilooo,” tulis komentar tersebut.

Saat berita ini diterbitkan, Tribun Medan masih mencoba menghubungi pihak kepolisian untuk menjelaskan kronologi detailnya.

Penis captivus Fenomena seorang pria yang tidak bisa melepaskan alat vitalnya setelah berhubungan intim atau dikenal dengan istilah “gancet” sudah beberapa kali terjadi.

Namun, meski bukan hal yang baru, faktanya hanya sedikit orang yang benar-benar memahami bagaimana kondisi yang secara medis disebut “penis captivus” itu bisa terjadi.

Menurut Dr John Dean kepada BBC, hal itu terjadi saat otot-otot organ intim wanita menekan organ intim pria jauh lebih kuat dari biasanya.

“Otototot dasar panggul wanita berkontraksi secara ritmik ketika orgasme.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved