Breaking News:

4 Pria yang Perkosa Wanita di Depan Suaminya Digantung

Empat pria yang memerkosa seorang wanita pendaki gunung di depan suaminya dieksekusi dengan cara digantung. Mereka dieksekusi di Penjara Pusat Masyha.

GETTY IMAGES VIA MIRROR
Pada hari Senin (15/3/2021), empat pria yang memperkosa seorang istri di depan suaminya yang terikat menjalani eksekusi hukuman mati berupa dihukum digantung di Iran. Foto sekadar ilustrasi. 

PROHABA.CO, IRAN - Empat pria yang memerkosa seorang wanita pendaki gunung di depan suaminya dieksekusi dengan cara digantung.

Mereka dieksekusi di Penjara Pusat Masyhad pada Senin (15/3/2021) pagi.

Menurut Organisasi Kehakiman untuk wilayah tersebut, empat pemerkosa itu ditangkap oleh polisi setelah dilakukan penyelidikan ekstensif.

Geng laki-laki tersebut diidentifikasi oleh kepolisian Kota Fariman dan didakwa atas penculikan dan pemerkosaan seorang wanita dan ancaman kekerasan terhadap seorang pria.

Pengadilan Kriminal Khorasan Razavi mengirim kasus tersebut ke Mahkamah Agung, lalu keempat pria tersebut dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung.

Keempat pelaku masing-masing bernama Ruhollah Javidi Rad, Mohammad Sayadi Baghansgani, Mohammad Hosseini, dan Mohammad Watandoost.

Diketahui, serangan keji itu terjadi saat korban mendaki gunung di Provinsi Khorasan Razavi, di timur laut Iran.

TV Internasional Iran melaporkan bahwa para pria itu diyakini telah mengikat tangan dan kaki sang suami sebelum memerkosa sang istri di depannya.

Baca juga: Selamatkan Anak Saya Dari Hukuman Gantung

Sementara para pria dijatuhi hukuman dalam kasus ini di Iran, para korban pemerkosaan dinilai kerap menghadapi dakwaan perzinahan, ketidaksenonohan atau perilaku tidak bermoral begitu mereka melaporkan serangan seksual ke polisi.

Ancaman dakwaan perzinaan, ketidaksenonohan, dan perilaku tidak bermoral di Iran karena melaporkan pelecehan seksual sering kali menghalangi banyak wanita di Iran untuk melaporkan kejahatan terhadap mereka.

Halaman
12
Editor: Muliadi Gani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved