Breaking News:

Tsunami Aceh 2004 Disebut Konspirasi, Apa Kata Ahli?

Belakangan, muncul kabar yang mengatakan bahwa tsunami yang melumpuhkan Aceh pada 26 Desember 2004 merupakan sebuah konspirasi...

FOTO: DOK. KEMENPAREKRAF
DIORAMA tsunami di Museum Tsunami Aceh, Jalan Iskandar Muda, Kota Banda Aceh. 

PROHABA.CO - Belakangan, muncul kabar yang mengatakan bahwa tsunami yang melumpuhkan Aceh pada 26 Desember 2004 merupakan sebuah konspirasi.

Dilansir Intisari Grid, Minggu (21/3/2021), teori ini sebenarnya sudah muncul sejak dua tahun lalu dan meluas di Internet.

Pencetus teori konspirasi tersebut adalah Jerry D Grey.

Dia menuliskan dengan judul Project Seal dan menyebarkannya di internet.

Informasi ini kemudian diunggah oleh akun instagram @knowledgethatyouneed pada 10 Maret 2021.

Dalam “Project Seal” itu dikatakan bahwa tsunami di Aceh 2004 merupakan rekayasa senjata termonuklir negara adidaya untuk tujuan tertentu.

Menanggapi kabar viral yang mengatakan tsunami Aceh pada tahun 2004 sebagai bagian dari konspirasi, ahli gempa Daryono pun tergerak untuk mengungkap tujuh faktanya.

Daryono yang juga Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meluruskan isu tersebut dengan beberapa bukti ilmiah yang sangat kuat bahwa tsunami Aceh memang dipicu oleh gempa tektonik, bukan oleh ledakan nuklir seperti isu yang beredar.

Baca juga: Masih Ada Korban Tsunami Mengaku Belum Dapat Rumah, Dilaporkan ke Ombudsman

Berikut tujuh fakta gempa Aceh 2004:

1. Data rekaman getaran Data rekaman getaran tanah dalam seismogram menunjukkan adanya rekaman gelombang badan (body) berupa gelombang P (pressure) yang tercatat tiba lebih awal dibandingkan gelombang S (shear) yang datang berikutnya, yang selanjutnya diikuti oleh gelombang permukaan (surface).

Halaman
123
Berita Populer
Editor: Muliadi Gani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved