Jumat, 12 Juni 2026

Lobang Jepang, Tempat Menyeramkan di Bukittinggi

Lobang Jepang adalah salah satu objek wisata sejarah yang berada di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Lobang Jepang merupakan sebuah terowongan ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Lobang Jepang adalah salah satu objek wisata sejarah yang berada di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. 

Ada 21 lorong kecil yang fungsinya bermacam-macam mulai sebagai ruang amunisi, ruang pertemuan, pintu pelarian, ruang penyergapan serta penjara.

Namun yang menyeramkan adalah ruang dapur yang juga difungsikan untuk memotong-motong tahanan yang sudah tewas lalu dibuang melalui lobang air ke bawah.

Tahanan yang tewas akan dipotong-potong di meja itu lalu potongannya dibuang di lubang ini.

Baca juga: Junaidi Akhirnya Menyerah, Lima Tahanan BNN Lainnya Masih Berkeliaran

Mengapa dipotong, agar tidak nyangkut di lubang yang mengarah ke Ngarai Sianok sehingga jasadnya akan sulit ditemukan.

Dulunya, Lobang Jepang bukan hanya untuk memenjarakan mereka yang melawan dan tidak mau bekerja.

Penjara ini juga berfungsi untuk memenjarakan perempuan-perempuan sebagai budak seks Jepang.

Mereka tidak diberi makan berhari-hari sehingga banyak yang tewas.

Jarak Lobang Jepang tidak terlalu jauh dari Jam Gadang yang berada di pusat kota.

Jika berjalan kaki hanya membutuhkan waktu kurang dari 15 menit untuk sampai di tempat bersejarah tersebut.

Seorang wisatawan asal Kota Medan, Hendy Ginting mengaku kedatangannya ke Lobang Jepang sudah yang ketiga kalinya.

Di masa pandemi saat ini, pengelola Lobang Jepang menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat bagi pengunjung yang mau masuk.

Di mana sebelum masuk ke Lobang Jepang, pengunjung diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan mengecek suhu tubuh.

Baca juga: Akibat Kasus Alat Antigen Bekas di Kualanamu, Menteri Erick Thohir Pecat Seluruh Jajaran Direksi KFD

"Biaya masuknya sih enggak mahal Rp 15 ribu per orang.

Tapi bayarnya enggak manual lagi.

Sekarang bayarnya sudah bisa pakai e-money.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved