Minggu, 12 April 2026

OTK Lempar Sabu ke Dalam  LP Blangpidie, Jatuhnya ke Got

Orang tidak dikenal (OTK) nekat melemparkan sabu-sabu dari luar ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya) ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: DOK. LP BLANGPIDIE
Komandan regu jaga malam LP Blangpidie, Andhika Rahmat, bersama dua anggotanya menemukan benda mencurigakan di beranggang LP tersebut, Senin (11/5/2021) pukul 04.30 WIB. Setelah dicek ternyata isinya sabu-sabu yang diberi pemberat batu, dilemparkan orang tak dikenal dari luar LP. 

PROHABA, BLANGPIDIE - Orang tidak dikenal (OTK) nekat melemparkan sabu-sabu dari luar ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (11/5/2021) sekira pukul 04.30 WIB.

Agar bisa melewati tembok tinggi, sabu-sabu yang dibungkus plastik itu diberi pemberat (sebuah batu sekepalan tangan) dan diikat dengan lakban kuning.

Namun, sabu-sabu tersebut saat dilemparkan pelaku jatuh ke dalam got di area beranggang blok B.

Tepatnya di belakang kamar 5 blok B, dalam pagar keliling.

Kemudian, saat sipir yang bertugas melakukan razia rutin di area beranggang LP tersebut, sabu-sabu tak bertuan itu pun ditemukan petugas.

Kepala LP IIB Blangpidie, Akhmad Widodo menyebutkan, penyelundupan sabu yang dilakukan OTK itu terjadi pada Selasa menjelang imsak.

“Penyelundupan sabu itu dilakukan dengan cara melemparkan ke dalam LP satu paket sabu sebesar satu ruas ujung jari telunjuk orang dewasa.

Sabu tersebut dikasih pemberat batu yang dikemas dalam plastik.

Sabu yang dilemparkan itu arahnya ke depan kamar 5 blok B,” ujar Akhmad Widodo.

Baca juga: Pengunjung Nekat Pasok Sabu ke LP Meulaboh, Dicokok Saat Berupaya Lari

Ia menduga, lemparan tersebut tidak sampai ke sasaran, yakni ke depan kamar 5 blok B, sehingga jatuh di belakang kamar 5 blok B.

  “Nah, saat komandan regu jaga malam beserta dua anggotanya melakukan ‘deteksi dini’ dan berpatroli rutin mereka mendapatkan benda asing yang diduga sabu di belakang kamar 5 blok B dalam tembok keliling,” ujarnya.

Saat itu, lanjut Akhmad Widodo, komandan regu yang bertugas adalah Andhika Rahmat.

Bersama anggotanya, ia melihat ada benda mencurigakan di beranggang LP.

“Setelah dicek ternyata sabu-sabu yang diberi pemberat batu,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan laporan dari komandan regu, Akhmad mengaku sudah melaporkan kejadian itu kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Aceh di Banda Aceh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved