Kamis, 4 Juni 2026

Berita Aceh Tamiang

Kersetrum Saat Beraksi, Dua Pencuri Kabel Dibekuk, Terjadi di Kolong Jembatan Kualasimpang

warga berhasil mengamankan pelaku pencurian kabel SKTM dua hari lalu, kemudian menyerahkannya kepada pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Prohaba.co/AI
PENCURIAN KABEL JEMBATAN - Ilustrasi pencurian kabel listrik kesetrum di kolong jembatan created by Copilot, Kamis (28/5/2026). Kersetrum Saat Beraksi, Dua Pencuri Kabel Dibekuk, Terjadi di Kolong Jembatan Kualasimpang. (Prohaba.co/AI) 

Ringkasan Berita:
  • Dua orang pencuri kabel SKTM di Kualasimpang berhasil diamankan warga setelah kesetrum saat beraksi.
  • Aksi pencurian kabel menimbulkan kerugian lebih dari Rp100 juta dan sempat menyebabkan listrik padam di lima kecamatan.
  • Pencurian kabel bertegangan tinggi sangat berbahaya bagi pelaku dan mengganggu pelayanan listrik masyarakat.

 

PROHABA.CO, ACEH TAMIANG - Kasus pencurian kabel saluran kabel tegangan menengah (SKTM) kembali menghebohkan masyarakat Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang

Dua orang pelaku berhasil diamankan warga setelah aksinya di kolong jembatan kota dipergoki.

Ironisnya, keduanya ditangkap dalam kondisi lemas karena sempat kesetrum saat berusaha memotong kabel bertegangan tinggi.

Manajer PLN ULP Kualasimpang, Fadli Agustian, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa warga berhasil mengamankan pelaku pencurian kabel SKTM dua hari lalu, kemudian menyerahkannya kepada pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

PLN sendiri dijadwalkan memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.

Baca juga: Polsek Langsa Barat Tangkap Dua Remaja Pencuri Kabel di Langsa

Menurut Fadli, pencurian kabel SKTM marak terjadi dalam dua pekan terakhir.

Aksi nekat ini bukan hanya menimbulkan kerugian materi yang ditaksir lebih dari Rp100 juta, tetapi juga berdampak besar terhadap pelayanan listrik kepada masyarakat.

Beberapa waktu lalu, akibat pencurian kabel, jaringan listrik sempat padam total di lima kecamatan: Kota Kualasimpang, Tenggulun, Rantau, Tamiang Hulu, dan Kejuruanmuda.

Beruntung, tim PLN segera melakukan perbaikan sehingga kini kondisi jaringan sudah kembali normal.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku biasanya mencongkel pelapis kabel sebelum memotongnya.

Tindakan ini sangat berbahaya karena kabel SKTM memiliki tegangan tinggi yang bisa mengancam nyawa.

Baca juga: Polisi Karawang Tangkap Security Hotel Pelaku Pencabulan Bocah 5 Tahun

Kejadian dua pelaku yang kesetrum saat beraksi menjadi bukti nyata betapa berisikonya pencurian tersebut.

PLN menegaskan bahwa laporan ini bukan hanya soal kerugian materi, tetapi lebih kepada gangguan layanan publik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved