Rabu, 3 Juni 2026

Berita Aceh Besar

Empat Hari Pencarian, Pemancing Asal Pulo Aceh Ditemukan Meninggal Terseret Ombak

Ahmat Talha Reza (21), warga Desa Alue Riyeung, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret ombak

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
EVAKUASI JASAD - Warga melakukan proses evakuasi terhadap jasad pemancing yang ditemukan meninggal dunia usai tenggelam terseret arus di Pulo Aceh, Selasa (2/6/2026). (Serambinews.com/HO) 

Ringkasan Berita:
  • Ahmat Talha Reza (21) ditemukan tewas di laut setelah empat hari pencarian intensif.
  • Korban terseret ombak besar ketika berusaha melepaskan mata pancing yang tersangkut di tebing laut Alue Riyeung.
  • Tim gabungan SAR, BPBD, nelayan, dan masyarakat resmi menutup operasi setelah jasad korban dievakuasi ke rumah duka.

 

PROHABA.CO, ACEH BESAR -  Ahmat Talha Reza (21), warga Desa Alue Riyeung, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat memancing di tebing laut Alue Riyeung akhirnya ditemukan meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026).

Korban ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak melaut dari Dermaga Dedap sekitar pukul 08.00 WIB setelah empat hari pencarian yang melibatkan tim gabungan SAR, BPBD, nelayan, keluarga, dan masyarakat setempat.

Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, menjelaskan bahwa nelayan tersebut awalnya melihat benda mengapung di laut.

Setelah didekati, ternyata sosok mayat yang kemudian dilaporkan kepada masyarakat untuk memastikan identitas korban. 

Setelah dilakukan pengecekan oleh keluarga dan pemerintah kecamatan, dipastikan bahwa jasad tersebut adalah Ahmat Talha Reza, pemuda yang hilang sejak Sabtu (30/5/2026).

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB ketika korban bersama empat rekannya sedang memancing di tebing laut lue Riyeung.

Baca juga: Pemuda Pulo Aceh Hilang Terseret Arus Saat Memancing di Tebing Laut Aceh Besar

Baca juga: Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Puncak Gunung Seulawah, Basarnas Lakukan Pencarian

Saat mata pancingnya tersangkut, korban berinisiatif turun ke laut untuk melepaskannya.

Namun, gelombang besar tiba-tiba datang dan menghantam lokasi tersebut. 

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, tetapi terpeleset dan jatuh ke laut.

Rekan-rekannya mencoba menolong dengan melemparkan tali pancing, namun korban yang sudah lemas tidak mampu meraihnya sebelum akhirnya hilang terseret arus.

Tim SAR, BPBD, nelayan, keluarga, dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian selama empat hari dengan memperluas area operasi.

Penemuan jasad korban menjadi akhir dari upaya panjang tersebut.

Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Gampong Alue Riyeung untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Camat Pulo Aceh, Jamaluddin SE, menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup,” pungkasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved