Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Aceh Tamiang

Nelayan Aceh Tamiang Hilang Setelah Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Seruway

Seorang nelayan asal Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya terbalik akibat dihantam ombak di perairan Seruway

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
NELAYAN HILANG – Tim gabungan sedang bersiap melakukan operasi pencarian nelayan yang hilang di Laut Seruway, Aceh Tamiang, Kamis (21/5/2026). (Serambinews.com/HO) 

Ringkasan Berita:
  • Seorang nelayan bernama Rifaldi (21) hilang setelah perahunya terbalik dihantam ombak di perairan Seruway, Aceh Tamiang.
  • Dua rekan korban berhasil selamat, sementara Rifaldi tenggelam dan terbawa arus.
  • Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan menyisir area perairan menggunakan boat.

 

PROHABA.CO, ACEH TAMIANG - Seorang nelayan asal Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya terbalik akibat dihantam ombak di perairan Seruway, Kamis (21/5/2026).

Korban diketahui bernama Rifaldi (21), warga Desa Sungaikuruk III, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang.

Saat kejadian, korban sedang melaut bersama dua rekannya menggunakan sebuah perahu boat di perairan setempat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kondisi cuaca di lokasi awalnya terlihat normal.

Namun secara tiba-tiba gelombang tinggi datang dan menghantam perahu yang mereka gunakan hingga terbalik.

Dalam insiden tersebut, dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri.

Sementara Rifaldi dilaporkan tenggelam dan hanyut terbawa arus.

Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang, Indra mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian itu dari layanan siaga kebencanaan dan langsung bergerak melakukan operasi pencarian di lokasi kejadian.

Baca juga: Warga Tenggelam di Sungai Ujong Padang, Perahu Karam Saat Angkut Sawit

Baca juga: Terapung 3 Hari di Laut, 12 ABK Selamat Usai Kapal Hancur Dihantam Ombak

“Dalam insiden ada tiga orang yang berada di atas perahu.

Dua orang berhasil selamat, sedangkan satu orang yang berprofesi sebagai nelayan dinyatakan hilang,” kata Indra.

Setelah menerima laporan, tim Lagak (Layanan Siaga Kebencanaan) langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban. 

Operasi pencarian melibatkan unsur BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Satgas SAR Aceh Tamiang.

Petugas menyisir area perairan menggunakan perahu karet dan boat nelayan guna mempercepat proses pencarian.

Selain itu, tim juga terus memantau kondisi cuaca dan arus laut yang dinilai cukup memengaruhi proses evakuasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved